LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wacana Pemulangan WNI eks ISIS, Kemenag Nilai Ada Potensi Ancaman Keamanan

Kementerian Agama menilai perlu ada kajian lebih mendalam atas rencana pemulangan WNI eks ISIS. Sebab, ada potensi ancaman keamanan.

2020-02-06 14:06:50
WNI gabung ISIS
Advertisement

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan, Menteri Agama Fachrul Rozi tidak pernah menyatakan dukungan atas rencana pemulangan 600 warga negara Indonesia (WNI) eks kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Bapak Menteri Agama sendiri juga sudah menegaskan kembali melalui keterangan pers bahwa pemberitaan tersebut tidak benar. Karena sampai dengan detik ini Kemenag belum pernah menerima usulan tersebut dari siapa pun, termasuk dari BNPT," kata Zainut dalam keterangan Pers, Rabu (6/2).

Kemenag menjelaskan alasannya. Menurutnya, perlu ada kajian lebih mendalam atas rencana pemulangan WNI eks ISIS. Sebab, ada potensi ancaman keamanan.

Advertisement

"Kami menilai masih adanya potensi ancaman keamanan terkait hal tersebut, karena bagaimana pun mereka bukan saja sekedar terpapar paham radikal, tetapi sebagian dari mereka adalah pelaku yang terlibat langsung dalam kegiatan di ISIS. Sehingga perlu ada tinjauan dari aspek hukum formalnya," jelasnya.

Menurut Zainut, rencana pemulangan tersebut perlu dipertimbangkan kembali secara lebih matang, cermat dan ekstra hati-hati. Perlu dilakukan antisipasi dan kewaspadaan khususnya terhadap gangguan keamanannya.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah melakukan identifikasi profil mereka secara teliti dan cermat. Sehingga mereka dapat diklasifikasikan berdasarkan resikonya. Setidaknya ada tiga klasifikasi, pertama yang sudah sadar, kedua yang masih terpapar dan ketiga yang perlu mendapat perhatian khusus dan harus berurusan dengan hukum.

Advertisement

Dalam menanggulangi bahaya radikalisme, Kemenag telah menyiapkan program kontra narasi dan program humanisasi melalui pendekatan kontra radikalisasi yakni penanaman nilai-nilai ke-Indonesiaan serta nilai-nilai moderasi beragama.

"Dalam prosesnya strategi ini dilakukan melalui pendidikan baik formal maupun non formal di lingkungan sekolah Kementerian Agama," ucapnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
DPR Beri Pertimbangan ke Pemerintah Terkait Wacana Pemulangan WNI Eks ISIS
Mahfud MD Khawatir Eks ISIS Pulang ke Tanah Air Jadi Virus Baru
Bakar Paspor, WNI Gabung ISIS Dianggap Bukan Orang Indonesia Lagi
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Kaji Rencana Pulangkan Eks ISIS
Dukung Jokowi, Diah Pitaloka Tolak Rencana Pemulangan WNI Eks ISIS ke Indonesia
Jokowi Tak Setuju Ratusan WNI Eks ISIS Pulang ke Indonesia

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.