Volume Transaksi Qlola BRI Tembus Rp2.141,37 Triliun Hingga Februari 2026
Platform Qlola BRI mencatat kinerja impresif dengan volume transaksi mencapai Rp2.141,37 triliun hingga Februari 2026, menunjukkan adaptasi BRI terhadap kebutuhan bisnis korporasi yang terus berkembang. Simak detail pencapaian Transaksi Qlola BRI ini.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil mencatatkan volume transaksi yang signifikan melalui platform korporasinya, Qlola by BRI, hingga Februari 2026. Angka fantastis sebesar Rp2.141,37 triliun berhasil dibukukan, menandakan pertumbuhan yang kuat. Pencapaian ini menegaskan posisi Qlola by BRI sebagai solusi terdepan bagi nasabah korporasi dalam mengelola aktivitas keuangan mereka.
Kinerja positif ini tidak hanya tercermin dari volume transaksi, tetapi juga dari peningkatan jumlah pengguna Qlola by BRI yang mencapai 33 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Lonjakan pengguna ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap efisiensi dan keandalan platform digital BRI. Qlola by BRI terus berinovasi untuk memenuhi dinamika bisnis yang kian cepat, memberikan dukungan operasional yang krusial.
Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan indikator jelas meningkatnya kebutuhan pelaku usaha terhadap pengelolaan transaksi yang lebih terstruktur dan responsif. Solusi yang andal menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran operasional serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan adaptif melalui pengembangan Qlola by BRI.
Pertumbuhan Impresif Qlola BRI dalam Mendukung Bisnis Korporasi
Volume transaksi Qlola BRI yang mencapai Rp2.141,37 triliun hingga Februari 2026 menjadi bukti nyata keberhasilan platform ini dalam melayani kebutuhan nasabah korporasi. Angka ini mencerminkan aktivitas bisnis yang dinamis dan semakin bergantung pada solusi digital terintegrasi. Peningkatan jumlah pengguna sebesar 33 persen (yoy) juga mengindikasikan adopsi yang luas di kalangan pelaku usaha.
Selain volume transaksi, Qlola by BRI juga menunjukkan kinerja positif dari sisi pendanaan. Platform ini berhasil menghimpun dana murah atau current account saving account (CASA) sebesar Rp369,35 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 27 persen (yoy), menunjukkan kemampuan Qlola dalam menarik dan mengelola dana secara efisien bagi nasabah korporasi.
Riko Tasmaya menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kebutuhan pelaku usaha akan pengelolaan transaksi yang lebih terstruktur dan responsif. “Pengembangan Qlola by BRI merupakan bagian dari upaya BRI dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang,” ujarnya. Penguatan ini juga mencerminkan fokus BRI dalam membangun kapabilitas digital yang mampu mendukung aktivitas bisnis secara lebih optimal.
Qlola BRI: Solusi Terintegrasi untuk Efisiensi Keuangan
Qlola by BRI dirancang sebagai integrated corporate solution platform yang memungkinkan nasabah korporasi mengakses berbagai layanan keuangan dalam satu kesatuan sistem. Pendekatan single sign on yang diterapkan pada platform ini memberikan kemudahan dan efisiensi. Nasabah dapat mengelola transaksi serta aktivitas keuangan bisnis mereka dengan lebih praktis dan terpadu.
Platform ini tidak hanya memfasilitasi aktivitas transaksi, tetapi juga membantu nasabah dalam mengelola bisnis secara lebih terarah. Qlola by BRI menjadi bagian integral dari strategi BRI untuk memperkuat fondasi sebagai universal bank. BRI berupaya menghadirkan solusi yang relevan bagi seluruh segmen nasabah, termasuk korporasi, melalui inovasi digital.
“Qlola by BRI kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang semakin menuntut kecepatan dan ketepatan dalam pengelolaan transaksi,” jelas Riko Tasmaya. Dengan fitur-fitur yang terus dikembangkan, Qlola by BRI diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha. BRI berkomitmen untuk terus mengembangkan Qlola by BRI sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan yang relevan di berbagai segmen.
Sumber: AntaraNews