Imbas Balita Dianiaya di Daycare Depok, Orang Tua Ramai-Ramai Tarik Anak dari Wensen School

Para orang tua sepakat untuk menarik anak-anak dari Wensen School imbas kasus penganiayaan balita di daycare Depok itu.

penganiayaan daycare depok
Saksi Ungkap Aktivitas Keseharian Daycare di Depok Tempat Balita Diduga Dianiaya Guru hingga Punggung Memar

Pihak RT dan RW mengungkapkan pihak Wensen School sempat meminta izin sebelum beroperasi.

balita dianiaya pengasuh
Dinas Pendidikan Depok Minta Wensen School Indonesia Ditutup Buntut Balita Dianiaya di Daycare

Dinas Pendidikan Kota Depok akan berkoordinasi dengan DPMPTSP Kota Depok untuk menutup WSI.

Penganiayaan Bayi
Dinas Pendidikan Depok Minta Wensen School Indonesia Ditutup Buntut Balita Dianiaya di Daycare

Dinas Pendidikan Kota Depok akan berkoordinasi dengan DPMPTSP Kota Depok untuk menutup WSI.

Penganiayaan Bayi
Wensen School Dipastikan Ditutup usai Kasus Penganiayaan Balita, Ini Penjelasan Disdik Depok

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Sutarno mengatakan Wensen School Indonesia dipastikan ditutup.

Wensen School
Disdik Depok Tegaskan Daycare Wensen School Indonesia Sedang Proses Penutupan

Saat ini prosesnya sudah mengajukan surat permohonannya dan sudah ada di bidang PAUD  Dikmas

Daycare
2 Balita jadi Korban Kekerasan di Daycare Wensen School Milik Meita Irianty, Ini Reaksi Wali Kota Depok

Kasusnya kini sedang ditangani Polres Metro Depok. Tata sebagai pelaku penganiayaan yang juga pemilik daycare sudah diamankan.

Daycare Wensen School
Polisi Dalami CCTV Balita Diduga Dianiaya di Daycare Harjamukti Depok

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait kasus ini, mulai satpam hingga orang tua korban.

Penganiayaan Balita
Selain Balita, Bayi 7 Bulan jadi Korban Penganiayaan Daycare di Depok

Korban kekerasan Meita Irianty (MI), pemilik daycare di Harjamukti, Cimanggis, Depok diketahui berjumlah dua orang.

Daycare
Viral Siswa SMPN Babelan Bekasi Diduga Korban Bullying Kakak Kelas, Ditampar Pakai Sandal

Aksi perundungan itu diduga dilakukan di perkampungan dekat SMPN 1 Babelan.

Viral Video