Usai diperiksa polisi kasus dugaan dianiaya Masinton, Dita menangis
Dita yang dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media enggan buka mulut.
Staf Ahli DPR Dita Dita Aditia (27) diperiksa Bareskrim atas laporannya terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan Politisi PDIP Masinton Pasaribu. Dita keluar dari gedung Bareskrim sekitar pukul 14.45 WIB.
Pantauan merdeka.com, Dita yang dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media enggan buka mulut. Malah, Dita tiba-tiba saja menangis.
Melihat Dita menangis, pendamping kader NasDem itu kemudian membawanya berjalan cepat menghindari awak media. "Sudah ya jangan banyak tanya," kata salah satu pendamping Dita, Kamis (4/2).
Mereka kemudian masuk ke dalam mobil Toyota Innova yang diparkir di luar Mabes Polri dan tancap gas.
Sebelumnya, Dita melaporkan Masinton ke Bareskrim. Dita tidak hanya melapor ke Bareskrim. Dia juga meminta bantuan kepada Komnas HAM dan LBH Apik. Bantuan itu dirasa perlu lantaran dirinya melaporkan seorang pejabat publik.
Melalui LBH Apik, Dita juga melaporkan dugaan penganiayaan dilakukan Masinton itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Selasa (2/2) kemarin. Sebab, ini berkaitan dengan etika politisi PDIP itu sebagai anggota dewan.
Baca juga:
Jadi korban penganiayaan, Dita Aditia datangi Bareskrim Polri
'Masinton tunjukkan keberingasan DPR dalam selesaikan masalah'
MKD sebut tak ada kompromi kalau Masinton terbukti aniaya Dita
Usut kasus Masinton, MKD berniat datangi Bareskrim
Sebelum tersandung kasus Dita, Masinton kritik para petinggi ini
Kesal kasus pemukulan Dita, Menteri Yohana bakal surati Masinton
Pimpinan DPR desak Bareskrim usut kasus pemukulan staf oleh Masinton