Usai buka puasa, tahanan Rutan Dabo Singkep kabur
Usai buka puasa, tahanan Rutan Dabo Singkep kabur. Tahanan itu kabur setelah berbuka bersama pegawai lapas Cabang Tanjung Pinang dengan warga binaan lainnya. Ketika hendak Salat Maghrib, semua warga binaan mengambil wudhu di kamar mandi.
Seorang tahanan kasus penganiayaan dan pengeroyokan, Akbar Hidayat (19), kabur dari Rumah Tahanan Tanjung Pinang Cabang Dabo Singkep Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (8/6) sekira pukul 18.30 WIB. Dia kabur usai berbuka puasa bersama tahanan lainnya.
"Iya benar. Satu tahanan Rutan Dabo Singkep kabur tadi sore jelang Salat Maghrib. Saat ini masih kita lakukan pengejaran," ujar Kapolsek Dabo Singkep Iptu Hasbi Lubis saat dihubungi merdeka.com, Kamis (8/6) malam.
Hasbi mengatakan, tahanan itu kabur setelah berbuka bersama pegawai lapas Cabang Tanjung Pinang dengan warga binaan lainnya. Ketika hendak Salat Maghrib, semua warga binaan mengambil wudhu di kamar mandi.
"Ketika masuk kembali hendak Salat Maghrib, pegawai lapas menghitung jumlah tahanan, namun kurang satu orang. Setelah dicek ternyata ada yang kabur melalui lubang kamar mandi dan melompat ke luar melalui pos di samping lapas," ucap Hasbi.
Sampai saat ini, Akbar masih dalam pencarian polisi di lapangan. Saat kabur, petugas sipir yang berjaga ada 3 orang, yakni Agustia, Hendriadi dan Hasanudin.
Kasus Akbar adalah penganiayaan dan pengeroyokan yang dijerat dengan pasal 170 Jo 351 ayat 1 dan 4. Pada Senin 5 Mei 2017 lalu, tersangka Akbar sudah tahap dua dan diserahkan ke jaksa. Status Akbar merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Lingga.
Baca juga:
Polisi masih buru lima napi yang kabur dari Rutan Palembang
Rencana matang 17 napi Palembang kabur sampai dijemput pakai mobil
Cegah narapidana melarikan diri, rutan Depok terus lakukan edukasi
Lompati pagar Rutan Palembang, 1 dari 17 napi dijemput pakai mobil
Residivis kasus narkoba otak kaburnya 17 napi Rutan Palembang
Melawan saat dibekuk, 2 dari 17 napi Rutan Palembang kabur ditembak
Begini kronologis 17 napi Rutan Klas I Pakjo Palembang kabur