Tunggu Perbaikan Gladak Perak, Pemerintah Bangun Jembatan Darurat Lumajang-Malang
Pembukaan jalan nasional ini dilakukan untuk menjamin arus lalu lintas tetap berlangsung dan tidak terganggu akibat putusnya Jembatan Gladak Perak.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, pemerintah tengah membangun jalan alternatif untuk memperlancar arus lalu lintas di lokasi bencana. Salah satunya pembukaan jalan nasional Lumajang-Malang.
Pembukaan jalan nasional ini dilakukan untuk menjamin arus lalu lintas tetap berlangsung dan tidak terganggu akibat putusnya Jembatan Geladak Perak.
"Jembatan Gladak Perak putus. Kementerian PU ada jalan alternatif," kata dia, dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (13/12).
Sebelumnya, sudah ada jalan alternatif. Hanya saja lebarnya baru 1,5 meter. Karena itu perlu dibuat lebih lebar agar bisa leluasa dilewati kendaraan.
"Sekarang lebar baru 1,5 meter akan dibuat menjadi 6 meter. Bisa menghubungkan Lumajang dan Pronojiwo yang sekarang putus. Geladak Perak tetap diperbaiki hanya perlu waktu. Mungkin sekitar 6 bulan atau lebih," lanjut dia.
Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan pemantauan dan penyisiran via udara serta pemantauan wilayah terdampak dengan drone. Selain menyiagakan Helikopter, BNPB juga mengerahkan mobil komunikasi satelit.
"Melakukan rekonstruksi. Karena lahar keluar dari alurnya. kami perbaiki lagi sungai-sungai yang tadi lahar dingin masuk ke pemukiman masyarakat bisa kembali lagi ke aliran sungainya," ujar dia.
Baca juga:
Berkostum Hanoman, Kopral Bagyo Hibur Anak-Anak Pengungsi Erupsi Semeru
9 Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Erupsi Semeru Diperpanjang 2 Pekan
Korban Erupsi Semeru Bakal Direlokasi ke Lahan Perhutani
BNPB Dirikan Posko Khusus Hewan Ternak Warga Terdampak Erupsi Semeru
Menteri Erick Perintahkan BUMN Bangun Hunian Sementara Korban Erupsi Gunung Semeru
Tangis Rama Pecah Usai Tahu Ayah dan Kakaknya jadi Korban Erupsi Semeru
Pemerintah Aceh Buka Donasi, Ajak Warga Bantu Korban Bencana Semeru