Tragis, Kakek Satiri Meninggal Terpanggang saat Ditinggal Istri ke Pasar
Saat ini petugas masih menyelidiki dugaan penyebab kebakaran yang menewaskan korban dan area kamar tinggal korban.
Ditinggal pergi istri ke pasar, kakek Satiri (79), warga Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang tewas terpanggang di rumahnya. Saat ini petugas masih menyelidiki dugaan penyebab kebakaran yang menewaskan korban dan area kamar tinggal korban.
Kronologi
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman menerangkan peristiwa kebakaran rumah tinggal yang menewaskan lansia tersebut terjadi Selasa (4/3) malam.
Dia menyebutkan pria lansia tersebut memang dalam kondisi sakit parah. Sementara anggota keluarga yang turut tinggal bersama korban sedang keluar rumah. Pihaknya mendapatkan informasi kejadian di pukul 19.00 WIB melalui laporan masyarakat yang menelpon 112.
"Ketika sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP), korban sudah dalam kondisi terbakar. Istrinya sedang ke pasar. Karena kondisi badan atau kondisi sakit stroke, saat ada api yang bersangkutan tidak bisa melakukan penyelamatan," jelas Andia.
Kondisi Korban
Berdasarkan laporan petugas, korban tewas saat berada di atas kasur ketika tim pemadam berhasil menguasai api yang melahap kamar korban petugas mendapati sebagian tubuh korban terpanggang.
"Jadi dampak asap dan beliau juga di atas kasur, ini posisi kemarin saat kami evakuasi, saat api dipadamkan itu sudah setengah badan terbakar," ujar dia.
Menurut identifikasi awal petugas pemadam kebakaran api yang membakar satu rumah bersama kake lansia itu terjadi diduga dari puntung rokok yang berada di dalam rumah korban.
"Kronologisnya, penyebab apinya sih masih dalam proses penyelidikan. Kayaknya sumbernya dari bawah, dari area korban sendiri. Tapi untuk detailnya saya nggak berani menyampaikan karena masih dalam proses penyelidikan," ucap dia.