Tragis, Bocah Tenggelam di Kertapati Palembang Ditemukan Meninggal Dunia oleh Tim SAR
Tim SAR Gabungan Palembang berhasil menemukan jasad bocah tenggelam di Kertapati, Sumatera Selatan, setelah pencarian intensif. Bagaimana detail penemuan tragis ini?
Tim SAR Gabungan Palembang, Sumatera Selatan, menemukan seorang bocah perempuan berusia 11 tahun yang dilaporkan hilang tenggelam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Mataram, Kertapati, kota setempat, pada Minggu (26/4).
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengonfirmasi bahwa jasad korban bernama Julia itu berhasil ditemukan. Penemuan terjadi tidak jauh dari lokasi kejadian perkara (LKP) setelah tim melakukan penyisiran intensif selama beberapa jam.
Peristiwa nahas ini bermula pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB ketika korban sedang beraktivitas di pinggiran perairan Mataram. Julia kemudian kehilangan kendali dan terseret arus deras.
Detik-detik Penemuan Jasad Korban Tenggelam
Jasad Julia, bocah tenggelam di Kertapati, ditemukan oleh tim penyelam pada Minggu sekitar pukul 11.10 WIB. Penemuan ini terjadi di dasar sungai, tidak jauh dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Raymond Konstantin menjelaskan bahwa tim penyelam menghadapi sejumlah tantangan selama proses pencarian. Arus sungai yang cukup deras dan jarak pandang di dalam air yang terbatas menjadi hambatan utama.
Namun, dengan pembagian radius pantauan yang tepat, tim berhasil mengidentifikasi titik keberadaan korban. Setelah ditemukan, jasad korban segera dievakuasi oleh petugas menggunakan perahu karet menuju daratan.
Selanjutnya, jasad Julia diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang berlangsung intensif.
Kronologi Kejadian Nahas di Perairan Mataram
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa tragis ini terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 07.30 WIB. Korban, Julia, diketahui sedang beraktivitas di pinggiran perairan Mataram.
Secara tiba-tiba, Julia kehilangan kendali dan terseret oleh arus sungai yang saat itu sedang kuat. Seorang warga setempat, Wiwin (25), menyebutkan bahwa korban sempat terlihat berusaha menyelamatkan diri.
Namun, Julia dengan cepat menghilang di bawah permukaan air. "Tadi kejadiannya cepat sekali, korban langsung hilang terseret arus yang memang sedang kuat," tutur Wiwin.
Menurut Wiwin, korban merupakan warga kawasan Gapura, Kertapati, yang sedang bermain di kawasan Mataram. Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya bermain di tepian sungai.
Imbauan Keselamatan dan Penutupan Operasi SAR
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di perairan Mataram secara resmi dinyatakan ditutup. Tim SAR Gabungan telah menyelesaikan tugas pencarian dan evakuasi.
Pihak SAR Palembang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengawasan aktivitas anak-anak di sepanjang tepian sungai sangat penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak di area perairan berarus deras tidak bisa diabaikan. Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan musibah tenggelam di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews