LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tolak bubar, buruh baca salawat di tengah guyuran water cannon

Polisi telah meminta massa buruh untuk segera membubarkan diri.

2015-10-30 19:16:47
Demo Buruh
Advertisement

Massa demo buruh hingga saat ini masih bertahan dan melakukan aksi di depan Istana. Mereka secara kompak membaca salawat dan kemudian dilanjutkan zikir bersama walaupun water canon telah menyemprotkan air.

Pantauan di lokasi, massa buruh membuat barikade dan bergandengan tangan memadati badan Jalan Merdeka Barat. Hingga siang tadi, jalan ini ditutup dan lalu lintasnya dialihkan.

Pihak Istana sebelumnya mengajak perwakilan serikat buruh untuk masuk ke dalam Istana dan duduk bersama membahas PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang baru saja diteken oleh Presiden Jokowi. Mediasi berjalan alot dan berakhir buntu, PP yang menjadi polemik tetap tak dicabut oleh pemerintah.

"Inti persoalan PP Pengupahan ini adalah mereduksi dan membatasi kenaikan upah buruh, tak lebih dari 9-11 persen. Itu tak dibahas dengan Menaker, Menaker tak ngerti PP ini. Menaker justru menjawab PP ini sangat bagus bagi buruh Indonesia," kata Sekjen KSPI M Rusdi dalam orasinya, Jakarta, Jumat (30/10).

Massa buruh memilih bertahan hingga tuntutannya dikabulkan. Yaitu dicabutnya PP. No 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.

"Lailahaillah Lailahaillah Lailahaillah," kata massa buruh dengan kompak walaupun disemprot watercanon.

Masing-masing komandan massa buruh meminta agar aksi berlangsung damai dan tak terpancing provokasi. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lapangan tegang dan mencekam.

"Air ini harusnya untuk memadamkan asap bukan untuk menyemprot kita. Subhanallah subhanallah, Allahuakbar Allahuakbar," ucap orator dari atas mobilnya.

Buruh merapatkan barisan dengan membuat barikade dan bergandengan tangan. Aparat polisi lebih bersigap dengan tameng dan pentungan yang dibawanya.

Sempat terjadi mediasi antara Kapolres Jakarta Pusat dengan pengurus serikat pekerja. Namun, mediasi gagal dan berakhir buntu. Polisi berharap massa buruh segera membubarkan diri sedangkan demonstran tetap bertahan hingga PP Tentang Pengupahan ini dicabut.

Baca juga:
Demo di Istana, ribuan buruh desak Jokowi copot Menteri Hanif
Demo di Istana, buruh salahkan Menaker soal PP Pengupahan
JK bantah pemerintah tak ajak buruh saat susun formula pengupahan
Lakukan mediasi, pihak Istana panggil perwakilan buruh
Aksi long march puluhan ribu buruh serbu Istana

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.