Tingalan Jumenengan, PB XIII undang seluruh keluarga yang berkonflik
Komandan Pengamanan Keraton Kasunanan Surakarta, Begug Poernomosidi menyampaikan, dalam prosesi di Sasana Sewaka tersebut, PB XIII mengundang seluruh keluarga besar keraton, termasuk adik-adiknya yang saat ini terlibat konflik dengannya.
Acara Tingalan Jumenengan ke-14 Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Paku Buwono XIII hari ini, Kamis (12/4), berjalan lancar. Keraton mengklaim telah mengundang semua keluarga keturunan PB XIII yang sebagian masih berkonflik.
"Semua berjalan lancar, rayi dalem (adik-adik raja) semua hadir," ujar Mahapatih KGPH Panembahan Agung Tedjowulan singkat kepada merdeka.com usai acara.
Terpisah Komandan Pengamanan Keraton Kasunanan Surakarta, Begug Poernomosidi menyampaikan, dalam prosesi di Sasana Sewaka tersebut, PB XIII mengundang seluruh keluarga besar keraton, termasuk adik-adiknya yang saat ini terlibat konflik dengannya.
Begug yang juga mantan Bupati Wonogiri tersebut mengungkapkan"Semua diundang oleh Sinuhun, tujuannya agar semua bisa berkumpul menjadi satu. Dan ini bisa disengkuyung bersama masyarakat," jelas mantan Bupati Wonogiri ini.
Begug mengatakan, dengan diundangnya seluruh keluarga besar keraton ini diharapkan akan menyatukan kembali Keraton Kasunanan Surakarta. Mengingat, sebelumnya terjadi konflik internal di keraton warisan dinasti Mataram ini.
"Ini menjadi langkah awal Sinuhun untuk mempersatukan, mengajak semua untuk bersatu guyub rukun," katanya.
Kendati demikian, Begug tidak bisa memastikan kehadiran adik raja yakni G.K.R. Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng bersama dengan saudara yang lainnya. Mengingat sebelumnya dua kubu keraton tengah berkonflik.
Baca juga:
Alih kelola Keraton Surakarta tak kunjung usai, Wali Kota Solo kesal
Pemkot Solo batalkan dana hibah untuk Keraton Surakarta
Lagi, pemerintah dan PB XIII tak sepakat pengelolaan keraton
Pemkot Solo desak Keraton Surakarta bentuk lembaga pengelola intern
Pajero milik permaisuri Raja Surakarta dicuri adiknya sendiri
PB XIII akhirnya serahkan pengelolaan Keraton Surakarta ke pemerintah
Pemerintah dan PB XIII belum capai kesepakatan pengelolaan keraton