LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Terungkap! Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi: Berawal dari Kesepakatan Berdarah

Polisi berhasil mengungkap Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Byong Chan Sang, yang didalangi oleh dua tersangka dengan motif imbalan uang. Simak detail lengkapnya.

Rabu, 03 Jun 2026 02:01:09
pembunuhan wna korsel bekasi
Polisi berhasil mengungkap Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Byong Chan Sang, yang didalangi oleh dua tersangka dengan motif imbalan uang. Simak detail lengkapnya. (AntaraNews)
Advertisement

Kepolisian berhasil membongkar kasus pembunuhan berencana yang menimpa seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan, Byong Chan Sang (66). Peristiwa tragis ini terjadi di kediamannya, Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengungkapan ini memberikan titik terang mengenai serangkaian kejadian keji yang merenggut nyawa korban.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni menjelaskan bahwa pembunuhan ini bermula dari adanya kesepakatan gelap antara dua tersangka, SJ dan HW. Keduanya bersekongkol untuk menghabisi nyawa Byong Chan Sang dengan janji imbalan uang sebesar Rp139 juta. Perencanaan matang dilakukan sebelum eksekusi sadis tersebut dilancarkan.

Tersangka HW, yang berperan sebagai eksekutor utama, mempersiapkan aksinya secara cermat dan terorganisir. Kasus ini menyoroti sisi kelam kejahatan berencana yang melibatkan motif ekonomi sebagai pemicu utama. Pihak kepolisian terus mendalami seluruh fakta untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Perencanaan Matang di Balik Aksi Keji

Sebelum melancarkan aksinya, kedua tersangka, SJ dan HW, diketahui telah beberapa kali bertemu untuk membahas secara rinci rencana pembunuhan Byong Chan Sang. Pertemuan-pertemuan ini menjadi kunci dalam menyusun strategi kejahatan yang terstruktur. Tersangka HW bahkan sempat meminta tambahan dana sebesar Rp9 juta kepada SJ.

Advertisement

Uang tambahan tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli sepeda motor. Kendaraan ini bertujuan untuk memantau aktivitas di sekitar rumah korban, memastikan rencana eksekusi berjalan tanpa hambatan. Persiapan ini menunjukkan tingkat keseriusan dan niat jahat yang telah terencana dengan baik oleh para pelaku. Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi ini terkuak dari hasil penyelidikan mendalam pihak kepolisian.

Kesepakatan imbalan sebesar Rp139 juta menjadi motif utama di balik kejahatan keji ini. Jumlah tersebut menjadi pemicu bagi SJ dan HW untuk bersekongkol menghabisi nyawa korban. Fakta ini mengindikasikan bahwa pembunuhan bukanlah tindakan spontan, melainkan hasil dari perhitungan dan perencanaan matang demi keuntungan finansial.

Advertisement

Detik-detik Eksekusi di Rumah Korban

Pada hari Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 22.40 WIB, tersangka HW bergerak menuju rumah korban. Untuk menyamarkan identitasnya, HW mengenakan hoodie berwarna biru, topi hitam, masker hitam, celana panjang, serta sandal selop. Penyamaran ini merupakan bagian dari upaya untuk menghindari deteksi dan pengenalan oleh siapa pun yang mungkin melihatnya.

Setibanya di lokasi kejadian, HW berhasil masuk ke dalam rumah setelah pintu pagar dibukakan oleh Q, yang merupakan anak korban. Saat memasuki area rumah, pelaku melihat Byong Chan Sang sedang duduk di meja makan sambil menggunakan laptopnya. Momen ini menjadi awal dari serangan brutal yang akan dilancarkan.

Korban yang menyadari kedatangan HW sempat berdiri dan menegurnya. Namun, tanpa memberikan kesempatan kepada korban untuk menyelamatkan diri, HW langsung melancarkan serangan mematikan. Pelaku menusuk bagian perut kiri korban berkali-kali menggunakan pisau buah yang telah dipersiapkan sebelumnya. Serangan ini sangat cepat dan tidak terduga bagi korban.

Tidak berhenti di situ, HW kemudian menghantam bagian belakang kepala korban menggunakan barbel hingga Byong Chan Sang terkapar tidak berdaya. Akibat luka tusuk yang parah dan hantaman benda tumpul tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa ini menjadi bagian krusial dalam Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi.

Upaya Menghilangkan Jejak dan Barang Bukti

Setelah memastikan Byong Chan Sang tidak berdaya dan meninggal dunia, HW menjalankan instruksi berikutnya yang telah disepakati. Pelaku mengambil sejumlah barang milik korban, termasuk laptop yang berada di atas meja makan, perangkat DVR CCTV yang terpasang di dinding dekat pintu, serta kartu ATM BCA berwarna biru dari dompet korban. Pengambilan barang-barang ini bertujuan untuk menghilangkan bukti dan juga sebagai bagian dari kesepakatan.

Usai melakukan pembunuhan dan mengambil barang-barang tersebut, HW menemui SJ di dalam mobil. Dalam pertemuan singkat ini, HW menyerahkan kartu ATM milik korban kepada SJ. Pada kesempatan yang sama, HW kembali meminta tambahan uang sebesar Rp20 juta kepada SJ, yang kemudian diberikan secara tunai. Hal ini menunjukkan adanya transaksi finansial lanjutan setelah eksekusi.

Guna menghilangkan jejak kejahatan secara total, keesokan harinya HW membuang pisau yang digunakan untuk membunuh korban. Pisau tersebut, bersama dengan laptop dan DVR CCTV yang diambil dari rumah korban, dibuang ke aliran Sungai Kalimalang. Tindakan ini merupakan upaya serius untuk menyembunyikan alat bukti utama dari pihak berwenang.

Tidak hanya itu, pelaku juga membakar sejumlah barang yang dikenakan saat beraksi, yaitu hoodie biru, topi hitam, dan sarung tangan abu-abu. Pembakaran dilakukan di area samping tempatnya bekerja. Semua tindakan ini merupakan bagian dari skenario penghilangan jejak yang telah direncanakan dengan cermat oleh para tersangka dalam Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi ini.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Pemkab Simeulue Sambut Turis Asing dengan Tarian Tradisional, Pacu Wisata Simeulue
  • Bupati Kutim Dorong Pertanian Kutai Timur Jadi Penggerak Ekonomi Gantikan Tambang
  • Terungkap! Kronologi Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi: Berawal dari Kesepakatan Berdarah
  • Pemerintah Penajam Paser Utara: 21 Persen Penduduk Telah Gunakan KTP Digital
  • Ambisi Baru Timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Perpaduan Pengalaman dan Generasi Muda
  • berita kriminal
  • byong chan sang
  • jawa barat
  • kasus kriminal bekasi
  • kejahatan
  • konten ai
  • merdekaantara
  • pembunuhan berencana
  • pembunuhan wna korsel bekasi
  • penyidikan polisi
  • polisi metro bekasi
  • tambun selatan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.