Tersangka pembunuh pegawai BNN banyak bohong soal senjata
Tersangka pembunuh pegawai BNN banyak bohong soal senjata. Saat polisi menanyakan di mana tersangka menyimpan senjata, yang bersangkutan menjawab di rumah. Hanya saja setelah polisi menggeledah sampai lima kali, senjata tersebut tak ditemukan.
Tersangka pembunuhan pegawai BNN Lido, Bogor, MA disebut banyak berbohong soal jenis senjata yang digunakan menghabisi nyawa istrinya, Indria Kameswari. Hal ini disampaikan Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Rikwanto di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (9/9).
Tersangka mengakui telah membuh istrinya sendiri. Polisi menangkap tersangka di Batam dan langsung dibawa ke Bogor untuk diperiksa.
"Sudah mengakui. Hanya masalah senjata dia masih banyak bohong ini senjata apa," jelasnya.
Saat polisi menanyakan di mana tersangka menyimpan senjata, yang bersangkutan menjawab di rumah. Hanya saja setelah polisi menggeledah sampai lima kali, senjata tersebut tak ditemukan.
"Katakan di tempat lain, dititipkan ke orang lain dan lain-lain. Kami periksa lagi, dan kita periksa orang yang diduga dititipkan," terangnya.
Terkait motif pembunuhan, cenderung karena masalah ekonomi. Polisi pun sedang mendalami motif tersangka.
Tersangka saat ini dirujuk ke RS Kramat Jati karena sakit jantung bawaan. "Dilakukan pengobatan dengan pengawalan ketat Polres Bogor," kata Rikwanto.
Baca juga:
Polres Bogor periksa kakak tersangka pembunuh pegawai BNN
Suami pembunuh pegawai BNN diduga alami gangguan kejiwaan
Jejak pelarian pembunuh pegawai BNN Bogor di Batam
Diduga bantu kabur, kakak pelaku pembunuh karyawan BNN akan diperiksa
Polisi buru MT, rekan pembunuh pegawai BNN bantu kabur ke Batam
Polisi temukan 3 butir peluru dalam tas pembunuh pegawai BNN
Mantan sopir mengaku pernah diancam ditembak Indria Kameswari