Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jejak pelarian pembunuh pegawai BNN Bogor di Batam

Jejak pelarian pembunuh pegawai BNN Bogor di Batam Tersangka pembunuhan pegawai BNN Bogor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Mochamad Akbar alias Abdul Malik Azis kabur ke Batam, usai menghabisi nyawa sang istri yang juga pegawai Pegawai Balai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Bogor, Indria Kameswari. Dia berhasil lolos setelah mengelabui petugas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan menuturkan, tersangka ketahuan membawa tiga butir peluru saat melewati mesin detektor Bandara Halim.

"Jadi ketika ‎pelaku melewati detektor, terdeteksi di dalam tasnya ada peluru. Kemudian pelaku dan tas itu diamankan petugas bandara. Tapi pelaku dapat kabur dan naik pesawat tujuan Batam," ucap Bimantoro di Bogor, Rabu kemarin.

Saat ditanya, tersangka mengaku peluru tersebut milik kakaknya seorang anggota di sebuah kesatuan. Tersangka kemudian diminta petugas bandara untuk memanggil kakaknya. Kesempatan itu dimanfaatkan tersangka untuk kabur.

"Ia tidak kembali ke ruangan petugas, tapi langsung naik pesawat tujuan Batam tanpa sepengetahuan petugas," kata Bimantoro.

Dari rekaman CCTV Bandara Halim, terlihat tersangka berada di bandara tepat di hari peristiwa pembunuhan, Jumat (1/9).

"Saat membunuh korban (istrinya), tersangka langsung kabur ke Batam di hari yang sama," tuturnya.

Pelarian tersangka ke Batam diduga dibantu oleh sang kakak berinisial MT. Yang bersangkutan merupakan orang terakhir yang berkomunikasi dengan tersangka. MT juga diduga yang memesan tiket pesawat untuk tersangka.

Polres Bogor akan memeriksa MT hari ini, Jumat (8/9). Siang kemarin, MT bersama kuasa hukumnya sempat mendatangi Polres Bogor untuk menjenguk tersangka. Namun dia tidak dapat bertemu dengan adiknya, lantaran tersangka masih menjalani cek kesehatan dan kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Mereka niat menjenguk tersangka, tapi karena masih di rumah sakit, ya mereka pulang lagi," kata Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena.

Tersangka dibekuk petugas gabungan di Batam, Minggu (3/9), atau tiga hari setelah peristiwa pembunuhan itu terjadi.

Saat ditangkap tersangka bersembunyi di rumah salah satu kerabatnya, di Kavling Bengkong Wahyu RT 02 RW 17 Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP