Terminal Pulo Gebang Layani 113 Ribu Penumpang Selama Periode Lebaran 2026, Arus Mudik Dominan
Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang mencatat 113.104 penumpang dilayani selama Lebaran 2026. Arus mudik masih mendominasi, bagaimana persiapan arus balik?
Terminal Terpadu Pulo Gebang telah melayani lebih dari 113 ribu penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026. Data ini terhitung sejak tanggal 1 hingga 28 Maret 2026, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat. Mayoritas penumpang melakukan perjalanan mudik menuju berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, total 113.104 penumpang telah dilayani selama periode tersebut. Arus mudik masih menjadi dominasi utama dibandingkan dengan arus balik yang mulai menunjukkan peningkatan. Angka ini mencerminkan puncak aktivitas di salah satu terminal terbesar di Jakarta.
Komandan Regu 2 Terminal Pulo Gebang, Anwar Mansyur, menjelaskan bahwa data harian menunjukkan pergerakan penumpang yang signifikan. Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan bagi seluruh pengguna jasa terminal. Peningkatan fasilitas juga menjadi fokus utama pengelola terminal.
Arus Mudik dan Puncak Keberangkatan di Terminal Pulo Gebang
Sepanjang periode 1 hingga 28 Maret 2026, Terminal Pulo Gebang mencatat jumlah keberangkatan mencapai 71.533 penumpang. Angka ini didukung oleh operasional 9.782 unit bus yang mengangkut pemudik ke berbagai tujuan. Puncak keberangkatan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026 dengan 6.435 penumpang dalam sehari. Sebanyak 530 bus diberangkatkan pada hari tersebut untuk melayani lonjakan penumpang.
Tren peningkatan keberangkatan sudah terlihat sejak 13 Maret, dengan jumlah penumpang yang terus naik. Terminal Pulo Gebang mengalami lonjakan signifikan, mencapai lebih dari 6.000 penumpang pada 17 hingga 18 Maret. Setelah tanggal 20 Maret, volume keberangkatan mulai melandai secara bertahap. Data ini menunjukkan pola pergerakan mudik yang terpusat pada pertengahan bulan Maret.
Dominasi arus mudik ini menjadi perhatian utama bagi pengelola Terminal Pulo Gebang. Mereka terus memantau pergerakan penumpang untuk mengantisipasi kebutuhan transportasi. Kesiapan armada bus dan fasilitas pendukung menjadi kunci dalam melayani jumlah pemudik yang besar.
Pergerakan Arus Balik dan Jangkauan Rute Terminal Pulo Gebang
Meskipun arus mudik masih mendominasi, Terminal Pulo Gebang juga mulai melihat peningkatan terbatas pada arus balik. Data kedatangan tercatat sebesar 41.571 penumpang dengan 8.794 bus selama periode yang sama. Pada tanggal 29 Maret hingga pukul 14.00 WIB, sebanyak 3.688 penumpang telah tiba menggunakan 525 unit bus.
Anwar Mansyur menyatakan bahwa data harian ini menjadi indikator awal pergerakan arus balik. Namun, volumenya masih fluktuatif dan belum menyamai puncak arus mudik yang telah terjadi sebelumnya. Peningkatan kedatangan rata-rata sekitar 4.000 penumpang per hari terlihat pada periode 24 hingga 28 Maret. Pengelola terminal memperkirakan arus balik akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring berakhirnya masa libur Lebaran.
Terminal Pulo Gebang melayani berbagai rute antarkota dan antarprovinsi yang strategis. Rute utama mencakup wilayah Sumatera seperti Lampung, Palembang, Jambi, hingga Medan. Selain itu, terminal ini juga menjangkau Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, bahkan hingga Bima di Nusa Tenggara Barat. Jangkauan rute yang luas ini menjadikan Terminal Pulo Gebang sebagai hub transportasi penting.
Peningkatan Layanan dan Fasilitas Modern di Terminal Pulo Gebang
Untuk menjamin kepuasan pengguna jasa, Terminal Pulo Gebang secara rutin melakukan evaluasi layanan. Survei kepuasan masyarakat terhadap fasilitas dan pelayanan yang diberikan menunjukkan hasil yang positif. Anwar Mansyur menyebutkan bahwa rata-rata hasilnya menunjukkan kepuasan pengguna.
Terminal empat lantai ini dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang kenyamanan. Tersedia kamar inap berpenyejuk udara dengan tarif terjangkau Rp15 ribu per malam. Dukungan eskalator dan lift antarlantai juga mempermudah mobilitas penumpang. Fasilitas transaksi nontunai di seluruh gerai UMKM serta mesin anjungan tunai mandiri (ATM) tersedia di lantai satu.
Selain itu, Terminal Pulo Gebang menyediakan tempat ibadah yang nyaman bagi penumpang. Terdapat pemisahan tempat kedatangan dan keberangkatan penumpang untuk efisiensi alur. Fasilitas lain meliputi pelantang suara informasi, ruang laktasi, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Pojok buku bacaan dan arena bermain anak juga disediakan untuk menambah kenyamanan selama menunggu keberangkatan atau kedatangan.
Sumber: AntaraNews