Terkait Covid-19, Bayi dan Dokter di Medan Meninggal Dunia
Salah seorang di antara yang meninggal yakni seorang dokter. Pasien ini telah terkonfirmasi positif Covid-19 ini meninggal dunia di RS Martha Friska Multatuli sekitar pukul 16.35 Wib.
Sekurangnya 3 pasien terkait kasus Covid-19 meninggal dunia di Medan, Senin (4/5). Yang meninggal termasuk bayi dan seorang dokter.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut melansir tiga pasien itu terdiri dari seorang yang sudah berstatus positif Covid-19 dan 2 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Jenazah ketiga pasien menjalani proses pemulasaran sesuai protokol Covid-19. Mereka dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 di Kelurahan Simalingkar B, Medan Tuntungan, Medan.
"Iya, ada tiga pasien yang meninggal dan dikebumikan di pemakaman khusus Covid-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah, Senin (4/5) malam.
Salah seorang di antara yang meninggal yakni seorang dokter. Pasien ini telah terkonfirmasi positif Covid-19 ini meninggal dunia di RS Martha Friska Multatuli sekitar pukul 16.35 Wib.
Berdasarkan informasi dihimpun, dokter berusia 54 tahun ini merupakan istri dari dosen Politeknik Medan. Suaminya telah meninggal sepuluh hari sebelumnya dengan status positif Covid-19.
"Pasien ini rujukan dari RSUP H Adam Malik. Positif berdasarkan hasil rapid test dan swab," jelas Aris.
Selain seorang dokter, pasien yang meninggal dunia hari ini adalah dua orang yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Seorang di antaranya bayi perempuan berusia 6 bulan. Bayi ini mengembuskan napas terakhir sekitar pada pukul 16.00 Wib.
Seorang PDP lainnya yang meninggal dunia yakni seorang laki-laki berusia 57 tahun. Pasien ini meninggal dunia sekitar pukul 18.30 Wib.
Selain itu, seorang bayi laki-laki berusia 2 bulan yang berstatus PDP juga dikabarkan meninggal dunia di RSUP H Adam Malik Medan, Senin (4/5) subuh. Namun informasi ini belum terkonfirmasi.
Sebelumnya, Gugus Tugas melansir data peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Sumut. Angkanya bertambah 12 penderita sehingga menjadi 129 orang. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) terdata 162 orang. Pasien sembuh 41 orang dan yang meninggal dunia 13 orang.
Baca juga:
Sempat Nol, Angka Kasus Positif Covid-19 di Jabar Kembali Naik
Pemkot Bekasi Ungkap Alasan Nilai Bansos Lebih Kecil dari Bantuan Gubernur Jabar
Sudah Diberi Bantuan, Seorang Warga Klaten Diminta Ganjar Tidak Perlu Jual Ginjal
7 Hari PSBB di Jatim, Angka Kematian Akibat Corona Belum Menunjukkan Tren Penurunan
Manajemen dan Buruh Pabrik Sampoerna di Malang Ikuti Rapid Test Covid-19
Masyarakat Butuh Penyemangat Hadapi Wabah Covid-19