Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Manajemen dan Buruh Pabrik Sampoerna di Malang Ikuti Rapid Test Covid-19

Manajemen dan Buruh Pabrik Sampoerna di Malang Ikuti Rapid Test Covid-19 Rapid test buruh Sampoerna Malang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - 22 pihak manajemen dan buruh pabrik rokok HM Sampoerna di Jalan Karya Barat Kota Malang, mengikuti rapid test Covid-19. Tes cepat ini dilakukan secara sampling dan dilakukan berbarengan dengan kunjungan Wali Kota Malang, Sutiaji ke area pabrik.

"Kami membawa 22 paket alat rapid test untuk digunakan secara sampling pada jajaran manajemen dan buruh, agar dapat mengetahui keadaannya saat ini secara cepat. Alhamdulillah hasilnya semua nonreaktif atau negatif," kata Sutiaji, Senin (4/5).

Seperti diketahui, karyawan pabrik rokok HM. Sampoerna di Kali Rungkut Surabaya terpapar dan menjadi klaster baru Covid-19. Total karyawan yang dinyatakan positif berjumlah 65 orang dan 2 di antaranya telah meninggal dunia.

Guna mencegah munculnya klaster baru yang serupa dengan kasus di Surabaya, Sutiaji meninjau dan melakukan rapid test di pabrik PT HM Sampoerna di Malang. Tujuannya untuk memantau dan mengetahui keadaan secara cepat.

"Kunjungan ini kami lakukan untuk mencegah munculnya klaster baru di Kota Malang seperti di Kota Surabaya," ungkapnya.

Sutiaji mengimbau kepada manajemen PT HM Sampoerna untuk melakukan rapid test kepada 2.908 orang pekerjanya di Malang. Namun karena alasan pembiayaan, tidak memungkinkan Pemkot Malang menanggung rapid test kepada ribuan karyawan tersebut.

"Karena kami tidak mungkin mengatasi itu semua dengan fasilitas dari kami yang juga terbatas," katanya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP