Temui Jokowi, Watimpres sarankan pilih pembantu yang bisa dipercaya
Kanan kiri Presiden Jokowi harus bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto di Istana Merdeka. Keduanya memberikan sejumlah masukan dan pertimbangan kepada Presiden Jokowi untuk berbagai hal.
"Ya soal bangsa negara. Kita kan sudah tua-tua ini. Yang baik yang jelek kita laporkan semua," kata Sidarto kepada wartawan usai bertemu Jokowi di Istana, Jakarta, Senin (6/7).
Untuk bidang politik, menurut Sidarto, dia memberi masukan bahwa pemerintah perlu membangun trust atau kepercayaan. Sehingga, kata dia, kanan kiri pembantu Presiden Jokowi juga harus bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan kepada rakyat.
"Pemerintahan Jokowi ini perlu membangun trust. Iya endak? Untuk membangun trust ini idealnya, ya endak, kanan kiri bapak presiden harus dibantu orang-orang yang sudah selesai dengan diri dan keluarganya," jelas Sidarto.
Ketika disinggung mengenai masukan soal reshuffle, Sidarto yang juga politikus PDIP itu enggan berkomentar. Termasuk saat ditanya mengenai wacana reshuffle yang terus didorong oleh partai-partai pendukung Jokowi-JK terutama PDIP, Sidarto menjawab dengan datar.
"Saya endak komentar ya. Itu kan luas sekali. Trust ya, baik luar negeri maupun dalam negeri. Saya tidak komentar (soal reshuffle) Pokoknya harus ada trust," tutup Sidarto.
Baca juga:
Jokowi gelar rapat bahas RAPBN 2016 dan Lebaran 2015
Pelantikan Panglima TNI dan KaBIN tunggu jadwal Jokowi longgar
Jokowi bakal ganti rugi 14 rumah rusak saat resmikan PLPT Kamojang
Wagub Jabar berharap Jokowi bangun PLTP Kamojang III dan IV
Peresmian PLTP, Jokowi dan Menteri Rini kompak beli jaket kulit
Jokowi buka pasar murah 'keroyokan' BUMN
Setiap hari, Jokowi tagih laporan proyek listrik 35 megawatt