Tembak Rekan Polisi di Depok, Brigadir RT Diperiksa Penyidik Pidana Umum
Mengenai senjata yang dibawa pelaku pun akan didalami. Karena saat kejadian pelaku sedang tidak bertugas. "Seharusnya tidak boleh bawa senjata. Kecuali tugas, misalnya lagi patroli di laut. Sedang diperiksa juga apakah ada surat izinnya," paparnya.
Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Zulkarnaen Adinegara melayat ke rumah duka Bripka Rahmat Efendi di Jalan Karsa, Sukamaju Baru, Tapos Depok. Bripka Rahmat tewas ditembak oleh Brigadir RT yang merupakan anggota Polairud.
Pelaku saat ini menjalani pemeriksaan di Reskrim Polda Metro Jaya. "Ke reserse untuk pidana umumnya. Untuk etika dan disiplin kita ke propam. Yang demikian itu mungkin bisa dipastikan pemecatan, itu makan melalui sidang kode etik," katanya ditemui di rumah duka, Jumat (26/7).
Mengenai senjata yang dibawa pelaku pun akan didalami. Karena saat kejadian pelaku sedang tidak bertugas. "Seharusnya tidak boleh bawa senjata. Kecuali tugas, misalnya lagi patroli di laut. Sedang diperiksa juga apakah ada surat izinnya," paparnya.
Mengenai psikotes, kata dia, tiap anggota kepolisian sesuai prosedur harus menjalani psikotes. Dan setiap dua tahun sekali dilakukan psikotes kembali sehingga tidak sekali tes saja. "Bisa saja perkembangan kebiasaan seseorang, dan hubungan sosialnya berpengaruh pada kejiwaan seseorang," katanya.
Ditanya soal izin, kata dia belum tahu karena sedang dilakukan pemeriksaan. "Belum tahu. Propam sedang melakukan proses pemeriksaan. Tentu saja penanganan kasusnya, ditangani oleh direktorat krimum PMJ," paparnya.
Ditegaskan dia, kalau tidak tugas maka tidak boleh bawa senjata. "Bertugas saja saat patroli. Patroli kita pun itu di laut," katanya.
Baca juga:
Dinas di Polda Metro Sejak 2008, Polisi Ditembak di Depok Tak Punya Catatan Buruk
Percakapan Terakhir Anggota Polisi Bripka Rahmat Sebelum Ditembaki Pelaku
Sosok Bripka Rahmat, Polisi Ditembak Rekan Sendiri di Depok
Polisi Ditembak di Depok Tinggalkan Dua Anak dan Seorang Istri
Jerit Tangisan Anak Bripka Rahmat Saat Jasad Ayahanda Tiba di Rumah Duka