Jerit Tangisan Anak Bripka Rahmat Saat Jasad Ayahanda Tiba di Rumah Duka
Merdeka.com - Rumah Bripka RE di Jalan Tunas Karsa RT 003 RW 008, Sukamaju Baru, Tapos Depok sudah terlihat ramai. Rumah bercat warna emas itu ramai didatangi kerabat dan tetangga. Karangan bunga pun berjejer di depan rumah duka. Antara lain karangan bunga dari Kapolri, Kapolda Metro dan lainnya.
Anak korban menangis histeris ketika melihat jasad ayahnya tiba di rumah pagi tadi. "Ya Allah, Papa Aku mau liat papah sekarang aku enggak rela papah pergi," kata salah satu anak korban, Jumat (26/7).
Sehari-hari korban dikenal sebagai seorang polisi yang baik. Di lingkungan tempat tinggal pun almarhum dikenal senang bersosialisasi. "Baik banget orangnya. Sangat baik," kata Sumarma, Ketua RT setempat.
Walaupun bekerja sebagai polisi, namun almarhum masih sering ikut kegiatan lingkungan. "Ya pulang kerja juga suka kumpul sama warga. Pos ini (pos pokdar) hasil inisiatif beliau. Baik banget lah," ucapnya.
Warga pun merasa sangat kehilangan sosok almarhum yang dikenal sangat baik. "Biasa berangkat pagi, pulang malam tapi masih sering ngobrol sama warga," katanya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya