Tekan Kecelakaan di Jalan Raya, Kemenhub Fasilitasi Belasan Ribu Motor Mudik via Kereta
Pendaftaran Mudik Motor Gratis (Motis) 2026 capai 108%. Kemenhub mulai berangkatkan ratusan motor dari Stasiun Senen guna tekan angka kecelakaan di jalan raya.
Program Motor Mudik Gratis (Motis) yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapat antusiasme luar biasa.
Hingga pertengahan Maret 2026, jumlah pendaftar tercatat telah melampaui kuota awal guna menekan angka kecelakaan pemudik roda dua di jalan raya.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA), Arief Anwar, mengungkapkan bahwa total kuota yang disediakan awalnya adalah 11.900 motor.
Namun, minat masyarakat yang sangat tinggi membuat angka pendaftar kini telah menyentuh belasan ribu orang.
"Saat ini yang sudah mendaftar sebanyak 12.941 motor. Jadi kalau kita persentasekan, pendaftaran sudah mencapai 108,75 persen," ujar Arief Anwar saat meninjau pemberangkatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).
Meskipun kapasitas sudah terlampaui, Arief menjelaskan bahwa sistem pendaftaran bersifat dinamis.
Slot kosong bisa muncul kembali jika ada peserta yang membatalkan keberangkatan atau berhenti di stasiun antara, sehingga pendaftar baru masih berpeluang masuk.
Tekan Risiko Kecelakaan
Pada pemberangkatan hari ini, Kemenhub melepas 254 unit motor untuk lintas tengah dengan tujuan akhir Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta.
Program ini dirancang agar pemudik tetap bisa menggunakan kendaraan pribadinya di kampung halaman tanpa harus menempuh perjalanan jauh yang berisiko di jalan raya.
"Jika satu motor diasumsikan membawa dua orang, berarti ada sekitar 22.000 hingga 24.000 orang yang beralih dari jalan raya ke moda transportasi kereta api yang lebih aman. Tujuan kami adalah mengurangi penggunaan sepeda motor untuk mudik jarak jauh, bukan menghalangi orang untuk mudik," tegas Arief.
Bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar, Kemenhub menyebut peluang masih terbuka hingga 29 Maret 2026. Hal ini dikarenakan proses verifikasi data masih terus berjalan.
Salah satu peserta Motis, Anang, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Pria yang akan mudik ke Kroya, Jawa Tengah, ini mengetahui informasi Motis dari rekan sejawat dan mendaftar melalui situs resmi Kemenhub.
"Prosesnya lancar, saya kirim motor dari Stasiun Depok Baru dua hari lalu. Program ini sangat membantu bagi kami yang ingin mudik tapi tetap butuh motor di kampung. Semoga ke depannya selalu ada," kata Anang.