Tawuran Pelajar di Bekasi, 1 Tewas Dibacok
Tawuran bermula ketika kelompok korban berjumlah 15 orang sedang berada di lokasi kejadian. Ketika sedang berjalan kaki, ada kelompok pelajar lainnya menyerang menggunakan senjata tajam jenis parang.
Tawuran dua kelompok pelajar pecah di Jalan Baru Underpass, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Kamis (12/3) malam. Seorang pelajar SMK, Bagus Ilyas (17) tewas mengenaskan karena luka bacok di tubuhnya.
"Kami sudah menangkap 14 orang, tapi masih di dalami perannya masing-masing," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Arman pada Jumat (13/3).
Berdasarkan data dari kepolisian, tawuran pecah sekitar pukul 19.50 WIB. Tawuran ini melibatkan dua kelompok pelajar SMP dari dua sekolah berbeda yang diikuti oleh alumninya.
Tawuran bermula ketika kelompok korban berjumlah 15 orang sedang berada di lokasi kejadian. Ketika sedang berjalan kaki, ada kelompok pelajar lainnya menyerang menggunakan senjata tajam jenis parang.
Dua orang terluka dalam kejadian itu, tapi satu meninggal karena lukanya cukup parah. Satu korban lagi berinisial RDS, pelajar SMP luka bacok di lengan dan dirawat di rumah sakit.
"Penyebabnya karena saling menantang, hanya satu orang yang meninggal dunia," kata Arman.
Baca juga:
Bocah SD dan SMP di Cianjur Ditangkap Polisi Karena Bawa Senjata Tajam di Tas
Polisi Tangkap Dua Pelajar di Sukabumi Terkait Pembacokan Hingga Tewas
Polisi Tangkap Lima Pelaku Penganiaya Siswa SMP di Depok
3 Pelaku Tawuran Tewaskan 1 Pelajar di Depok Ditangkap
Pelajar Tewas Saat Tawuran di Depok Dimakamkan, Orangtua Minta Pelaku Ditangkap
Tawuran, Seorang Pelajar SMK di Depok Tewas Akibat Luka Bacokan
Korban Hendak ke Acara Reuni
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan peristiwa berawal saat korban BI (17) hendak menghadiri acara reuni sekolah menengah pertama (SMP). Korban kumpul di Jalan Baru Underpass, tepatnya di jembatan Ganda Agung, Duren Jaya, Bekasi Timur. Saat itu, berencana berangkat bersama ke acara reuni.
"Kejadianya Kamis 12 Maret 2020, sekira pukul 19.50 WIB. Korban bersama 14 orang lain janjian mau jalan bareng ke acara reuni," kata dia.
Yusri mengatakan, segerembolan orang tiba-tiba datang. Mereka menyerang orang yang berkerumun. Salah satu sabetan terkena BI hingga menyebabkanya tersungkur.
"Warga membantu BI untuk dibawa ke RS Sentosa," ucap dia.
Yusri menuturkan, pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia. Polisi pun bergerak cepat menangkap pelakunya. Mereka adalah K dan M K P.
"Lima orang yang di duga terlibat masih dilakukan pengejaran," ujar dia.
Kasus ini ditangani Polsek Bekasi Timur. Pihaknya menduga kelompok pelajar sudah janjian untuk tawuran.
"Pelajar sengaja melakukan tawuran pada jam-jam yang sepi, dan para pelaku kedua kelompok mempersenjatai dengan senjata tajam karena korban mengalami luka bacok cukup serius," papar dia.