Tanya kondisi negara ke ulama GNPF, Zulhas bilang 'ganti apa lanjut?'
Dia mempertanyakan kepada para ulama GNPF. "Yang pertama saya coba tanya, bapak-bapak ibu-ibu, sekarang keadaan kita tambah senang atau susah?," tanya Zulkifli. Zulkifli melanjutkan kembali pertanyaan lain. "Yang kedua isi pidato Pak Prabowo tadi, ini negara sehat apa sakit?" tutur Zulkifli.
Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sempat memberikan sambut di acara Itjima Ulama GNPF. Dia sempat menyinggung apa yang disampaikan Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebelumnya.
"Tadi Pak Prabowo sudah menyampaikan pidato kandidat Presiden. Kalau Disimpulkan ada dua pertanyaan saja yang disampaikan Pak Prabowo tadi," ucap Zulkifli di Jakarta, Jumat (28/7/2018).
Dia pun mempertanyakan kepada para ulama GNPF. "Yang pertama saya coba tanya, bapak-bapak ibu-ibu, sekarang keadaan kita tambah senang atau susah?," tanya Zulkifli.
Hal ini spontan dijawab dengan kata. "Susah," tutur yang hadir.
Pertanyaan itu dia sampaikan sebanyak dua kali. Kemudian, Zulkifli melanjutkan kembali pertanyaan lain.
"Yang kedua isi pidato Pak Prabowo tadi, ini negara sehat apa sakit?" tutur Zulkifli.
Seisi gedung langsung kompak berteriak, "Sakit," seru hadirin.
Seketika itu, Zulkifli langsung memberikan sinyal untuk ganti Presiden. "Kalau gitu, ganti apa lanjut?" katanya dan langsung dijawab dengan kata, "ganti," jawab para tamu yang hadir.
Diakhir sambutannya, pria akrab disapa Zulhas itu mempersilakan masyarakat memilih calon pemimpin sesuai pilihan masing-masing. Sebab yang terpenting, harus damai tak ada kegaduhan.
"Ada yang lanjutan 2 periode dan ganti Presiden, silakan saja, enggak apa-apa. Tapi menyebar kebencian membuat polusi soal SARA, itu yang saya enggak setuju," katanya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Presiden PKS bertemu SBY Senin depan
PKS soal Prabowo siap dukung orang lain maju Pilpres: Luar biasa, itu negarawan!
Rizieq Syihab usul koalisi umat usung capres-cawapres nasionalis dan religius
Prabowo: Ada orang yang lebih baik, saya siap mendukung!
Bertemu parpol, KPU imbau capres-cawapres tak didaftarkan saat 'injury time'
Rizieq Syihab: Kita wajib merangkul, apalagi partai besar seperti Demokrat
Sekjen PDIP ajak kader bangkitkan kekuatan arus bawah menangkan Pemilu 2019