Tangkap pemilik rumah makan di Sleman, Densus 88 amankan anak panah dan pisau
Tangkap pemilik rumah makan di Sleman, Densus 88 amankan anak panah dan pisau. Ketua RT 08/RW 52, Jalan Perumnas Seturan, Yoyok Teguh Prasetyo mengatakan, IS merupakan seorang pemilik warung ayam bakar di Jalan Perumnas Seturan. Yoyok mengaku sempat dijemput polisi dan diajak ke rumah IS untuk menyaksikan penggeledahan
Densus 88 mengamankan seorang warga berinisial IS di rumahnya yang juga digunakan sebagai warung makan di Jalan Perumnas Seturan, Condongcatur, Sleman, Rabu (18/7). IS diamankan sekitar pukul 14.30 WIB.
Ketua RT 08/RW 52, Jalan Perumnas Seturan, Yoyok Teguh Prasetyo mengatakan, IS merupakan seorang pemilik warung ayam bakar di Jalan Perumnas Seturan. Yoyok mengaku sempat dijemput polisi dan diajak ke rumah IS untuk menyaksikan penggeledahan.
"Saya hanya diminta untuk menjadi saksi saat istrinya diperiksa. Saya tidak tahu itu petugas dari Polda atau mana," ujar Yoyok di rumahnya.
Meskipun diajak saat melihat proses penggeledahan, Yoyok mengaku tak terlalu paham ada barang apa saja yang dibawa oleh Densus 88 dari rumah IS. Sebab, dirinya saat proses penggeledahan menemani istri IS.
"Ada beberapa barang yang dibawa. Ada anak panah sama pisau," ungkap Yoyok.
Yoyok menambahkan, dalam kesehariannya IS dikenal tak punya masalah dengan masyarakat sekitar. IS, kata Yoyok dikenal sebagai pengusaha.
"Saya tidak tahu aktivitasnya selain sebagai pengusaha. Tapi IS sering berolahraga ketangkasan seperti memanah," kata Yoyok.
Sebelumnya, seorang warga berinisial IS diamankan oleh Densus 88 di Jalan Perumnas Seturan, Condongcatur, Sleman Yogyakarta, Rabu (18/7). IS diamankan di rumahnya yang juga menjadi sebuah rumah makan.
Baca juga:
Diambil keluarga, dua jenazah terduga teroris Kaliurang akan dimakamkan di Sukoharjo
Kapolri sebut jihad sebagai Rukun Islam Ke-6 versi teroris
Trauma disandera terduga teroris Kaliurang, korban akan didampingi psikolog
Usai bom Surabaya, Kapolri sebut 200 terduga teroris telah ditangkap
Kapolri sebut terduga teroris di Yogyakarta jaringan JAK
Belum ada keluarga datang, jenazah 3 terduga teroris masih di RS Bhayangkara DIY
Pelaku penyerangan di Mapolres Indramayu adalah anggota JAD