Taman Bacaan Ruman Aceh Bagikan 150 Buku Gratis Memperingati Hari Buku Nasional 2026
Taman Bacaan Ruman Aceh memeriahkan Hari Buku Nasional 2026 dengan membagikan 150 buku gratis kepada masyarakat, sekaligus merayakan milad ke-12 program Mibara mereka.
Banda Aceh, 17 Mei 2026 – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan literasi. Dalam rangka memeriahkan Hari Buku Nasional 2026, TBM Ruman Aceh membagikan sebanyak 150 buku gratis kepada masyarakat di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh.
Kegiatan inspiratif ini merupakan bagian dari program rutin mingguan mereka, yakni Minggu Baca Rame-rama (Mibara) Ruman Aceh. Pembagian buku gratis ini juga menjadi momen spesial untuk mensyukuri milad ke-12 program Mibara yang telah konsisten meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat.
Koordinator Relawan TBM Ruman Aceh, Sabdi, menjelaskan bahwa edisi Mibara kali ini adalah yang ke-353 sejak program ini pertama kali digagas. Inisiatif ini bertujuan untuk menjemput bola dalam membuka akses bacaan gratis, khususnya bagi anak-anak sebagai prioritas utama.
Semangat Literasi di Hari Buku Nasional
Dalam perayaan Hari Buku Nasional 2026, TBM Ruman Aceh berhasil mendistribusikan 150 buku kepada berbagai lapisan masyarakat. Buku-buku yang dibagikan tersebut merupakan hasil sumbangan dari beberapa pihak, termasuk Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Aceh.
Pembagian buku gratis ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga bentuk nyata dari upaya berkelanjutan TBM Ruman Aceh dalam menumbuhkan budaya membaca. Dengan menyediakan akses mudah terhadap bacaan, diharapkan minat literasi masyarakat Aceh dapat terus meningkat secara signifikan.
Inisiatif ini menegaskan peran penting komunitas literasi seperti Taman Bacaan Ruman Aceh dalam mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan bangsa. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menunjukkan dukungan luas terhadap gerakan literasi di tingkat lokal.
Milad ke-12 Mibara dan Apresiasi Peminjam Setia
Program Mibara TBM Ruman Aceh yang perdana digelar pada 18 Mei 2014, kini telah genap berusia 12 tahun. Selama lebih dari satu dekade, Mibara konsisten menyediakan pustaka gratis di ruang terbuka setiap hari Minggu, menjadi oase bagi para pecinta buku di Banda Aceh.
Untuk mengapresiasi kesetiaan pengunjung, Pendiri dan Pembina Ruman Aceh, Ahmad Arif, memberikan hadiah khusus kepada tiga keluarga dengan peminjaman bacaan terbanyak selama setahun terakhir. Penghargaan ini menjadi bentuk terima kasih atas partisipasi aktif mereka dalam program Mibara.
Arif menjelaskan bahwa sejak awal, Mibara memungkinkan setiap pengunjung meminjam hingga lima bacaan sekaligus selama seminggu, tanpa syarat administrasi yang rumit. Konsep "saling percaya, saling jujur, dan saling bertanggung jawab" menjadi modal utama dalam sistem peminjaman ini.
Inovasi Pustaka Terbuka dan Dampak Nasional
Konsep pustaka gratis di ruang terbuka yang diusung Mibara merupakan duplikasi dari model TBM Rumah Baca Gang Mesjid di Jombang, Jawa Timur. Model ini terbukti efektif dalam mendekatkan buku kepada masyarakat, terutama anak-anak.
Keberhasilan program Mibara telah menginspirasi berbagai komunitas literasi di daerah lain untuk mengadopsi konsep serupa. Ahmad Arif menyebutkan bahwa konsep ini telah diduplikasi di Kota Pekanbaru, Riau, oleh mantan pengunjung Mibara.
Selain itu, komunitas literasi baru di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, juga telah menerapkan program pustaka terbuka ini. Replikasi ini menunjukkan bahwa model Mibara memiliki dampak positif yang luas dalam meningkatkan akses literasi di seluruh Indonesia.
Sumber: AntaraNews