Tak tersentuh bantuan, korban banjir Karawang bikin tenda di jalan
Tak tersentuh bantuan, korban banjir Karawang bikin tenda di jalan. Banjir akibat luapan sungai Citarum dan Cibeet hingga saat ini masih menggenangi permukiman dan sejumlah perumahan di empat Kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ketinggian banjir hingga Senin (14/11) malam, belum menurun.
Banjir akibat luapan sungai Citarum dan Cibeet hingga saat ini masih menggenangi permukiman dan sejumlah perumahan di empat Kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ketinggian banjir hingga Senin (14/11) malam, rata-rata masih di kisaran satu hingga dua meter.
Meski di sejumlah wilayah air mulai menyusut. Seperti di wilayah Desa Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat.
Warga korban banjir saat ini masih bertahan di sejumlah tempat yang dijadikan lokasi pengungsian. Mulai dari tempat ibadah seperti Masjid hingga kantor milik pemerintah. Sebagian di antaranya mendirikan tenda di sepanjang jalan raya di wilayah itu.
Namun sebagian dari mereka harus rela tidur tanpa menggunakan alasa dan selimut. Bahkan hanya menggunakan pakaian yang melekat dibadan.
"Saya sama keluarga nggk keburu mengamankan barang, termasuk pakaian dan selimut. Karena banjir sangat cepat naiknya dan tahunya sudah merendam rumah dan seluruh yan ada di rumah," kata salah seorang korban banjir, Supena.
Supena juga menyebutkan sampai saat ini, dia dan ratusan warga lain yang asal Kecamatan Karawang Barat sama sekali belum tersentuh bantuan.
"Kalau bantuan belum ada, termasuk dari Pemda Karawang. Kalau ada kami minta alas tidur, dan selimut. Kasihan anak-anak dan orang yang sudah tua," ujar Supena.
Selain itu, Supena dan warga korban banjir lainnya meminta dibuatkan posko dan dapur umum. Sehingga mereka tidak lagi kesulitan untuk mendapat pasokan makanan.
"Kalau banjirnya sebentar tidak masalah, tapi kalau banjirnya lama surutnya mau bagaimana nasib kami ini," tambahnya.
Sementara debit air di sungai Citarum, yang menjadi penyebab banjir di Kabupaten Karawang hingga saat ini kondisinya masih tinggi. Luapan berpeluang lebih parah jika limpasan dari Waduk Juanda Jatiluhur terus terjadi disertai hujan dengan intensitas tinggi di daerah hulu seperti Purwakarta.
Baca juga:
Banjir landa Muara Enim, ribuan rumah tergenang & putus jalan utama
Banjir Karawang, aktivitas belajar mengejar diliburkan sementara
Banjir menerjang wisata air terjun di Bone, 1 orang tewas 2 hilang
Ini jalur alternatif untuk hindari macet parah di Tol Cikampek
Pascahujan deras, sejumlah kawasan di Tangerang masih banjir
Sungai Citarum meluap, dua perumahan di Karawang terendam banjir
Urai kemacetan di Tol Cikampek, petugas berlakukan contra flow