Banjir menerjang wisata air terjun di Bone, 1 orang tewas 2 hilang
Merdeka.com - Banjir menerjang lokasi wisata air terjun Salo Merunge, Desa ureng, Kecamatan Palakka, Bone, Minggu (13/11) sekitar pukul 17.00 Wita. 95 pengunjung sempat terseret banjir berhasil diselamatkan, sementara satu orang ditemukan tewas dan dua lagi hilang.
"95 orang selamat, yang meninggal dunia bernama Musdalifah usia 26 tahun dan yang belum ditemukan ada dua orang," kata Kepala Basarnas Makassar Roki Asikin saat dikonfirmasi, Senin (14/11).
Dua orang yang masih dicari berdasarkan laporan warga yang mengaku kehilangan anak. Dua korban hilang ini masing-masing Ansar Saputra (17) dan Ridwan (20).
"Kita masih melakukan pencarian sampai pagi ini. Kesulitannya, arus air sangat deras karena sampai malam tadi masih turun hujan sehingga kondisinya membahayakan. Oleh karenanya kita melakukan operasi pencarian ekstra hati-hati agar tidak jatuh korban lagi," kata Roki Asikin.
Dia menggambarkan, lokasi wisata air terjun di sungai ini baru saja dibuka, sehingga didatangi banyak pengunjung di akhir pekan. Saat kejadian, suasana hujan. Dan tiba-tiba air bah datang dari ketinggian langsung menyapu pengunjung yang masih bertahan di sungai sore itu.
Kedalaman sungai ini sampai tiga meter. Mereka kemudian terseret dari posisi sebelumnya hingga 50 meter. Rata-rata berhasil terseret ke pinggir sungai sehingga mereka ditarik dengan tali. Puluhan korban ini dievakuasi dari empat titik.
"Tim SAR gabungan saat ini masih bekerja, harapannya dua korban yang hilang itu segera ditemukan," kata Roki Asikin seraya menambahkan, tim SAR gabungan di antaranya Basarnas, Brimob Polda Sulsel dan Korem 141/Toddopuli. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya