Tak terima motor terserempet, Fredy tusuk tetangga sampai tewas
Pelaku dendam lantaran dua kali motornya terserempet motor korban.
Hanya gara-gara serempetan motor, dua warga bertetangga terlibat duel. Satu di antaranya tewas di tempat dengan sejumlah luka sabetan dan tusukan pisau.
Setelah melarikan diri di tempat persembunyiannya daerah Kecamatan Sira Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pelaku Fredy Jaksen (22), warga Jalan Dr M Isa, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, diringkus polisi, Selasa (30/6).
Pembunuhan itu sendiri terjadi di Jalan Slamet Riyadi Palembang, beberapa jam sebelumnya.
Tersangka mengaku nekat membunuh tetangganya, Kms M Mario Chandra (24), karena menaruh dendam lama usai motornya diserempet korban beberapa waktu yang lalu. Kemudian, tanpa sengaja, kejadian itu terulang lagi karena lorong kampung mereka terbilang sempit.
"Langsung saya tendang dia. Kesal, motor saya dua kali diserempet," ungkap tersangka Mario di Mapolsek Ilir Timur II Palembang, Kamis (2/7).
Usai ditendang, korban melarikan diri. Lalu, tersangka mengejar hingga akhirnya bertemu di TKP. Korban menyabetkan pisau ke tubuh tersangka. Sabetan itu ditangkis. Korban terjatuh. Saat itulah, tersangka mengambil pisau korban dan membabi buta menusuk ke perut tersangka.
Tak lama kemudian, datang rekan tersangka, Hendrik (DPO) yang turut menusuk korban. Korban akhirnya tewas di tempat dengan sejumlah luka tusukan dan sabetan.
"Saya sempat ke rumah sakit untuk berobat, habis itu kabur ke OKI. Kalau teman saya (Hendrik) tidak tahu lari ke mana," kata dia.
Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Afria Jaya mengungkapkan, tersangka berhasil ditangkap berkat informasi dari warga yang mengetahui keberadaannya.
"Motifnya karena dendam lama tetapi terulang lagi. Pelaku lain kita nyatakan buron," pungkasnya.
Baca juga:
Jadi saksi mata perampokan, Indra babak belur dikeroyok orang
Sudah ditembak, Mat Ompong masih berani acungkan rencong ke polisi
Mabuk, residivis narkoba jambret ABG pulang tarawih pertama
Tak terima anak asuh dianiaya, Megawati polisikan tetangga
Tragis, banyak polisi cuek lihat orang dikeroyok warga hingga tewas