Tak Terima Ditegur, Dua Pemuda di Surabaya Keroyok Sopir Taksi Online
Dalam kondisi mabuk berat, salah satu tersangka kemudian muntah di dalam mobil taksi. Hal ini membuat kesal korban.
Seorang sopir taksi online, Samsul Arifin (36), warga Jalan Gundih, Surabaya menjadi korban pengeroyokan. Pelakunya adalah dua pemuda bernama Muchamad Anggi Pradana (23) dan Garnaf Kurniawan. Keduanya adalah warga Jalan Pesapen Lor, Surabaya.
Iptu Rudi Sulistiawan, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Surabaya menjelaskan kasus ini bermula saat kedua tersangka memesan taksi online di tempat parkir mobil Giant Jalan Rajawali, Surabaya pada Minggu (2/12) malam.
"Keduanya dalam kondisi mabuk saat memesan taksi online," ujarnya, Senin (3/12).
Dalam kondisi mabuk berat, salah satu tersangka kemudian muntah di dalam mobil taksi. Hal ini membuat kesal korban.
Dia pun menegur kedua penumpangnya tersebut. Tak terima dengan teguran itu, mereka sempat adu mulut hingga berujung adu fisik.
Kedua tersangka ini menghajar korban hingga babak belur. Bahkan, salah satu giginya pun rontok akibat dipukul oleh salah satu tersangka.
"Laporan korban kita terima, selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap kedua tersangka," pungkasnya.
Baca juga:
Pulang Kerja, Suprapto Dipanah & Pipi Dipukul Palu Orang Misterius
Senjata Makan Tuan, Ibnu Tewas Terkena Bom Ikan Usai Meledakkan Kepala Istri Sirinya
3 Taruna Polisi Pembunuh Junior Masih Jalani Pendidikan di Akpol
Kondisi Istri Korban Dibakar Suami di Sulsel Mulai Membaik
Suami di Kebumen Bunuh Istri Lantaran Kesal Selalu Ditagih Uang Perawatan Salon