Tak Main Gawai, 1.000 Anak di Garut Giring Bola untuk Perdamaian
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum sangat mengapresiasi kegiatan giring bola yang diikuti 1000 orang di Garut. Selama ini ia mengaku takut anak-anak tidak lagi suka olah raga dan sepak bola karena lebih menyibukkan diri dengan gawai atau gadget.
Sebanyak 1.000 anak bersama-sama menggiring bola di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (27/7). Kegiatan ini untuk kampanye perdamaian dan ajakan meningkatkan kualitas olah raga.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Garut, Amirudin Latif menyebut bahwa olah raga, khususnya sepak bola merupakan salah satu alat pemersatu bangsa karena memiliki nilai sportivitas. "Hari ini kita menggelar kegiatan 1000 anak giring bola menjadi kampanye kita agar kedamaian tercipta di Indonesia. Kita tumbuhkan perdamaian sejak dini," ujarnya, Sabtu (27/7).
Kegiatan giring bola ini melibatkan 1000 anak yang berasal dari sejumlah sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Garut usia sekolah dasar dan menengah pertama. Selain itu, ratusan pelajar SD dan SMP pun ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum itu.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum sangat mengapresiasi kegiatan giring bola yang diikuti 1000 orang di Garut. Selama ini ia mengaku takut anak-anak tidak lagi suka olah raga dan sepak bola karena lebih menyibukkan diri dengan gawai atau gadget.
"Ini menjadi kegiatan yang positif tentu saja. Karena yang saya takutkan adalah ketika anak-anak tidak lagi menyukai olah raga, tidak menyukai sepakbola karena mereka lebih banyak memainkan gadget dibanding kegiatan seperti ini," katanya.
Baca juga:
Kompetisi Bola 'Ilegal' di Garut Makan Korban
Kondisi Pagar Pembatas Tribun GBK Usai Laga Persija Vs Persib
Persija Vs Persib, Parkir Liar Menjamur di Senayan
Tak Mau Ditertibkan Saat Persija Vs Persib, Pedagang Ribut dengan Satpol PP
Aksi Suporter Persija, Jakmania dalam Laga Liga 1 di GBK
Jaksa Tuntut Joko Driyono Hukuman 2 Tahun 6 Bulan Penjara