Tak ada di sel saat sidak KPK, ini pengakuan adik Ratu Atut
Tak ada di sel saat sidak KPK, ini pengakuan adik Ratu Atut. Terdakwa korupsi APBD Banten, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan tak ada di selnya saat sidak KPK. Sedang ada di mana adik Ratu Atut ini?
Terdakwa korupsi APBD Banten, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan tak ada di selnya saat sidak KPK. Sedang ada di mana adik Ratu Atut ini?
"Dia (Wawan) itu memang kemarin sedang izin berobat cuma sehari. Kemudian kondisinya sudah sehat. Jadi beliau meninggalkan Lapas untuk berobat dan resmi izinnya," kata kuasa hukum Wawan, Tb Sukatma, Senin (23/7).
Sukatma membenarkan bahwa kliennya tidak berada di lokasi saat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen, pada Sabtu (21/7) dini hari.
Sukatma mengatakan Wawan sudah sejak seminggu lalu terkena flu berat dan Proses izin berobat sudah diajukan sejak sepekan lalu.
"Proses izinnya kan nggak bisa sehari dua hari. Beberapa hari prosesnya karena harus diketahui oleh Kementerian Hukum dan HAM, baru kemudian beliau dapat izin," ujar Sukatma.
Secara kebetulan saja, sambung dia, terjadi OTT terhadap Kalapas Sukamiskin. Sukatma juga membenarkan bahwa ruang Wawan disegel oleh KPK.
"Memang betul. Hampir semua napi Tipikor itu sebagian besar itu disegel oleh KPK," katanya.
Sebelumnya, Tim KPK menyegel dua ruang tahanan di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Dua ruangan yang disegel, yakni ruang tahanan terpidana mantan Bupati Bangkalan Madura, Fuad Amin dan terpidana Tubagus Chaeri Wardhana.
Baca juga:
Jero Wacik akui mengenal Kalapas Sukamiskin, tapi tak pernah ditawari kamar mewah
Tak yakin Lapas Nusakambangan transparan, KPK kaji wacana pemindahan napi koruptor
KPK blokir sel Fuad Amin dan suami Airin di Lapas Sukamiskin
Kalapas Sukamiskin tutup mulut ditanya fasilitas mewah di lapas
KPK: Ada dualisme pengurus Lapas, bukan Dirjen PAS yang berkuasa
Kalapas Sukamiskin dipecat secara tidak hormat