LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tahukah Anda? Polda Aceh Berbagi Beras 5 Kg untuk Ojol Usai Shalat Ghaib di Masjid Raya

Polda Aceh Berbagi Beras 5 Kg kepada ratusan pengemudi ojek online (Ojol) usai Shalat Ghaib di Masjid Raya Baiturrahman. Penasaran mengapa bantuan ini diberikan?

Selasa, 02 Sep 2025 22:49:00
polda aceh
Polda Aceh Berbagi Beras 5 Kg kepada ratusan pengemudi ojek online (Ojol) usai Shalat Ghaib di Masjid Raya Baiturrahman. Penasaran mengapa bantuan ini diberikan? (Merdeka.com)
Advertisement

Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan bantuan beras kepada ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Banda Aceh. Aksi Polda Aceh Berbagi Beras ini dilaksanakan pada Selasa, 2 September, di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Pembagian beras ini dilakukan setelah para pengemudi Ojol selesai melaksanakan Shalat Ghaib, sebuah momen solidaritas yang menyentuh hati.

Shalat Ghaib tersebut ditujukan untuk mendoakan Affan Kurniawan, seorang korban yang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus. Inisiatif dari Polda Aceh ini merupakan bentuk tali asih dan dukungan moral kepada komunitas Ojol yang telah menunjukkan solidaritasnya. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi mereka.

Kapolda Aceh, Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan Ojol di lokasi. Setiap pengemudi Ojol yang hadir menerima bantuan beras seberat 5 kilogram per orang. Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi Kapolda untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum di wilayah Aceh.

Solidaritas Ojol dan Tali Asih Polda Aceh

Ratusan pengemudi ojek online di Aceh berkumpul di Masjid Raya Baiturrahman untuk menunjukkan solidaritas mereka yang kuat. Mereka melaksanakan Shalat Ghaib sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi Affan Kurniawan, yang menjadi korban dalam insiden unjuk rasa di Jakarta. Kehadiran mereka yang begitu banyak menunjukkan eratnya ikatan persaudaraan dan kepedulian dalam komunitas Ojol di Aceh.

Advertisement

Melihat semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan ini, Polda Aceh tergerak untuk memberikan apresiasi. Kapolda Aceh, Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyatakan bahwa bantuan beras ini adalah "tali asih" dari pihak kepolisian. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi simbol perhatian bagi para pengemudi yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Setiap pengemudi yang hadir dalam kegiatan solidaritas ini tidak pulang dengan tangan kosong. Mereka semua mendapatkan satu karung beras dengan berat 5 kilogram per orang, sebuah bantuan yang cukup berarti. Distribusi ini dilakukan secara teratur setelah acara Shalat Ghaib selesai, memastikan semua yang berhak menerima bagiannya tanpa terkecuali.

Advertisement

Pesan Kapolda Aceh: Jaga Ketertiban dan Hindari Anarkis

Selain membagikan bantuan, Kapolda Aceh juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan pesan penting kepada seluruh lapisan masyarakat. Beliau mengajak semua pihak, termasuk para pengemudi Ojol, untuk selalu mengedepankan ketertiban dan kedamaian. Penting untuk menjauhi segala bentuk tindakan anarkis yang dapat merugikan banyak pihak dan mengganggu stabilitas sosial.

Kapolda menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara dalam negara demokrasi. Namun, aspirasi tersebut harus disampaikan dengan cara-cara yang damai, beradab, dan sesuai koridor hukum yang berlaku. Tindakan yang merugikan orang lain atau mengganggu ketenteraman umum harus dihindari demi menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah menekankan harapannya agar Provinsi Aceh tetap kondusif, sejuk, dan penuh berkah bagi seluruh warganya. Beliau mengajak semua pihak untuk merawat kebersamaan demi terwujudnya Aceh yang "Meutuah dan Meusyeuhu" atau mulia dan terkenal. Pihak kepolisian sepenuhnya mendukung aspirasi masyarakat, asalkan dikomunikasikan dengan baik dan tidak merusak fasilitas umum yang ada.

Pesan Kapolda ini sangat relevan untuk menjaga martabat Aceh sebagai Serambi Mekah, sebuah julukan yang melekat erat. Beliau mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat mencoreng nama baik daerah dan nilai-nilai luhur. Oleh karena itu, semua diharapkan bertindak dengan cara yang santun dan beradab dalam menyampaikan pendapat atau aspirasi.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Bulog DIY Tingkatkan Stabilisasi Harga Pangan dengan Percepatan Distribusi
  • PLN Lampung Ajak Jajaran Aktif Jaga Lingkungan Hidup, Perkuat Komitmen ESG
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ungkap Keinginan Jadi Aktivis Usai Pensiun, Siap Kawal Perjuangan Buruh
  • Grebeg Suro Ponorogo 2026 Resmi Dibuka, Meriahkan Budaya dan Pariwisata Daerah
  • Mahasiswa UIN KHAS Jember Mendalami Nilai Perjuangan NU dalam Kajian Poskolonial
  • anti anarkis
  • bantuan beras
  • berita aceh
  • kapolda aceh
  • kondusifitas aceh
  • konten ai
  • masjid raya baiturrahman
  • merdekaantara
  • ojol aceh
  • polda aceh
  • solidaritas ojol
  • tali asih
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.