Tahukah Anda? Pelatih Carlos Pena Minta Dukungan Suporter Persita Usai Dua Kekalahan Beruntun
Carlos Pena, pelatih Persita Tangerang, secara terbuka meminta dukungan suporter setelah timnya menelan dua kekalahan beruntun. Apa strategi Pena untuk membangkitkan semangat Pendekar Cisadane?
Pelatih kepala Persita Tangerang, Carlos Pena, secara terbuka menyampaikan permohonan kepada para suporter setia timnya untuk tetap memberikan dukungan penuh. Permintaan ini muncul setelah Dukungan Suporter Persita sangat dibutuhkan menyusul awal musim BRI Super League 2025/2026 yang kurang memuaskan bagi Pendekar Cisadane, julukan bagi tim kebanggaan Tangerang.
Klub asal Tangerang ini harus menelan dua kekalahan beruntun pada pekan-pekan awal kompetisi, menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar. Pena memahami betul frustrasi yang dirasakan oleh para pendukung, namun ia menegaskan bahwa timnya memiliki ambisi besar untuk segera mengubah keadaan dan meraih hasil positif di laga-laga mendatang.
Pernyataan ini dikutip dari laman resmi klub pada Rabu (20/8), menunjukkan komitmen pelatih asal Spanyol tersebut untuk membangun kembali kepercayaan diri tim dan para suporter. Ia berharap agar para penggemar tetap percaya pada perjuangan tim di sisa musim ini, mengingat perjalanan masih panjang.
Tantangan Awal Musim dan Respons Pelatih
Persita Tangerang menghadapi jadwal yang berat di awal BRI Super League 2025/2026, langsung berhadapan dengan tim-tim besar yang memiliki kekuatan mumpuni. Pada pekan pertama, mereka takluk 0-4 saat bertandang ke markas Persija Jakarta, sebuah hasil yang cukup mengejutkan dan menjadi pukulan telak bagi tim.
Kemudian, di pekan kedua, saat menjamu Persebaya Surabaya di kandang sendiri, Persita kembali menelan kekalahan tipis 0-1. Dua hasil negatif ini tentu saja menimbulkan kekecewaan mendalam bagi tim dan para pendukung yang sangat mengharapkan Dukungan Suporter Persita tetap mengalir deras, bahkan di masa sulit ini. Kehadiran suporter di stadion sangat vital.
Meskipun demikian, Carlos Pena menolak mencari alasan atas hasil buruk tersebut, menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat. "Memulai musim dengan menghadapi Persija dan Persebaya bukanlah jadwal yang mudah, tapi kami tak mau mencari alasan. Kami sedih dan kecewa," ujar Pena, menunjukkan sikap profesionalnya dan empati terhadap situasi.
Pena meminta para suporter untuk tetap percaya pada kemampuan tim dan proses yang sedang berjalan. "Saya meminta mereka untuk tetap percaya kami, kami akan berjuang, akan bertandang ke Madura di laga berikutnya, kami berjuang dengan mentalitas, dan semoga kami bisa segera mengubah situasi," tambahnya, menekankan pentingnya mentalitas juang dan optimisme.
Optimasi Strategi dan Potensi Pemain
Menghadapi pertandingan selanjutnya, Carlos Pena menegaskan bahwa Persita Tangerang akan berupaya maksimal untuk memanfaatkan potensi setiap pemain yang ada dalam skuad. Pelatih berusia 41 tahun ini bertekad untuk menemukan strategi paling efektif agar seluruh punggawa tim dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan hijau.
Fokus utama Pena adalah mencari formula yang tepat untuk membawa Persita meraih hasil positif di setiap pertandingan. Ia tidak ingin menyalahkan individu pemain atas performa tim, melainkan berfokus pada perbaikan sistem dan strategi kolektif yang lebih kohesif.
"Ini adalah sesuatu yang harus kami ubah, jika ingin memenangkan pertandingan. Jadi saya tidak mau membicarakan pemain individu," kata Pena, mengindikasikan pendekatannya yang berorientasi pada tim dan solusi. Harapannya, Dukungan Suporter Persita dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk bangkit.
Selanjutnya, Persita Tangerang dijadwalkan akan bertandang ke markas Madura United dalam laga tandang yang krusial. Pertandingan pekan ketiga BRI Super League 2025/2026 ini akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Minggu (24/8) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi momentum penting bagi Persita untuk bangkit dan meraih poin pertama mereka di musim ini.
Sumber: AntaraNews