Tahukah Anda, KAI Berlakukan Pemberhentian KA Jatinegara Hingga 2 September untuk Hindari Macet?
PT KAI Daop 1 Jakarta kembali memberlakukan pemberhentian KA Jatinegara sementara hingga 2 September, memberikan alternatif strategis bagi penumpang dan mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Cari tahu jadwalnya!
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali memberlakukan kebijakan khusus bagi perjalanan kereta api jarak jauh. Kebijakan ini berupa pemberhentian sementara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di Stasiun Jatinegara.
Pemberlakuan ini berlaku untuk kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, dimulai pada Minggu ini hingga Selasa, 2 September 2025. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi kemacetan lalu lintas di sekitar area stasiun-stasiun utama tersebut.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa rekayasa pola operasi ini bersifat sementara. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi rekayasa lalu lintas dan kepadatan di wilayah Stasiun Gambir dan Pasar Senen selama tiga hari tersebut.
Alasan dan Tujuan Pemberlakuan Pemberhentian KA Jatinegara
Pemberhentian luar biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara ini merupakan strategi PT KAI untuk memberikan kemudahan bagi para penumpang. Kebijakan serupa pernah diterapkan sebelumnya pada akhir pekan sebelumnya, menunjukkan efektivitasnya dalam mengurai kepadatan.
Ixfan Hendriwintoko menegaskan bahwa rekayasa pola operasi ini bersifat sementara dan bertujuan untuk memberikan pilihan. Dengan adanya pemberhentian di Stasiun Jatinegara, masyarakat memiliki alternatif titik keberangkatan yang lebih dekat dan strategis, khususnya bagi mereka yang berasal dari wilayah timur Jakarta.
Kebijakan ini memungkinkan kereta api yang dalam kondisi normal tidak berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melakukan pemberhentian. Hal ini merupakan bentuk adaptasi KAI terhadap kondisi lalu lintas kota yang dinamis, memastikan kelancaran perjalanan penumpang.
Daftar Kereta Terdampak dan Imbauan Penumpang
Selama periode 31 Agustus hingga 2 September 2025, sejumlah kereta api akan melakukan pemberhentian di Stasiun Jatinegara. Daftar ini mencakup berbagai rute penting yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota lain di Jawa.
Beberapa kereta api yang akan berhenti di Stasiun Jatinegara antara lain KA 50F (Purwojaya), KA 7006 (Batavia), KA 58F (Purwojaya), KA 126F (Cheribon Fakultatif), KA 6 (Argo Semeru), KA 132 (Parahyangan), KA 46 (Taksaka), dan KA 2 (Argo Bromo Anggrek). Daftar lengkapnya mencakup puluhan perjalanan kereta api yang melayani berbagai tujuan.
PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk memperhatikan perubahan ini. Penumpang diharapkan dapat menyesuaikan waktu keberangkatan serta menyiapkan waktu tempuh yang cukup menuju stasiun, sebagai antisipasi adanya pola rekayasa lalu lintas yang mungkin terjadi di sekitar area keberangkatan.
- KA 50F (Purwojaya)
- KA 7006 (Batavia)
- KA 58F (Purwojaya)
- KA 126F (Cheribon Fakultatif)
- KA 6 (Argo Semeru)
- KA 132 (Parahyangan)
- KA 46 (Taksaka)
- KA 2 (Argo Bromo Anggrek)
- KA 16 (Argo Dwipangga)
- KA 118 (Gunungjati)
- KA 40 (Sembrani)
- KA 62 (Manahan)
- KA 122 (Cakrabuana)
- KA 44 (Taksaka)
- KA 38 (Brawijaya)
- KA 8 (Bima)
- KA 36 (Gajayana)
- KA 124 (Cakrabuana)
- KA 42 (Sembrani)
- KA 32 (Pandalungan)
- KA 4 (Argo Bromo Anggrek)
- KA 14 (Argo Lawu)
- KA 54 (Purwojaya)
- KA 48 (Taksaka)
- KA 120 (Gunungjati)
- KA 64 (Manahan)
- KA 30F (Argo Anjasmoro)
- KA 110 (Fajar Utama Yk)
- KA 272 (Airlangga)
- KA 284 (Serayu)
- KA 204 (Tegal Bahari)
- KA 90 (Gayabaru Malam Selatan)
- KA 270 (Matarmaja)
- KA 112 (Sawunggalih)
- KA 152 (Brantas)
- KA 300 (Cikuray)
- KA 246 (Majapahit)
- KA 260 (Tawang Jaya)
- KA 108 (Senja Utama Yk)
- KA 288 (Serayu)
- KA 116 (Sawunggalih)
- KA 144 (Madiun Jaya)
- KA 164 (Gumarang)
- KA 150 (Singasari)
- KA 180 (Tawangjaya Premium)
Sumber: AntaraNews