Tahukah Anda 100 Mangrove Bisa Serap 121,7 Kg CO2? PLN Tanam Mangrove di Trenggalek Dukung NZE
PLN Tanam Mangrove di Pancer Cengkrong, Trenggalek, sebagai wujud nyata komitmen menjaga ekosistem pesisir dan mendukung Net Zero Emission. Simak dampak positifnya!
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan. Mereka melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan menanam dan mengadopsi mangrove. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Pancer Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
Aksi ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE). Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo turut serta dalam kegiatan ini. Mereka berkolaborasi dengan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Hutan Mangrove Cengkrong.
Penanaman simbolis 100 bibit mangrove dilakukan di area konservasi. Inisiatif ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Ini juga sekaligus mendukung target NZE Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Dampak Lingkungan dan Kontribusi pada NZE
Penanaman mangrove ini memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan. Diperkirakan 100 bibit mangrove tersebut mampu menyerap karbon. Jumlahnya mencapai 121,7 kilogram CO2 per tahun.
Selain penyerapan karbon, mangrove juga berkontribusi pada produksi energi. Mangrove yang ditanam diperkirakan menghasilkan energi hijau. Potensinya hingga 171,6 kWh per tahun.
Kontribusi ini sangat penting dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE). Mangrove berperan vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Mereka juga membantu mitigasi perubahan iklim.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyatakan kegiatan ini. Ini adalah wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Aksi ini juga mendukung target NZE Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Peran Srikandi PLN dan Kepedulian Sosial
Aksi ini juga menyoroti peran penting Srikandi PLN. Ahmad Mustaqir mengatakan ini bukti pemberdayaan perempuan. Peran mereka tidak terbatas pada sektor energi dan pelayanan.
Perempuan PLN juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tujuannya demi masa depan yang lebih baik. Hal ini menunjukkan komitmen menyeluruh dari PLN.
Selain penanaman mangrove, PLN juga menunjukkan kepedulian sosialnya. Bersama Yayasan Baitul Maal (YBM), mereka menyalurkan santunan sembako. Bantuan ini diberikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
Langkah ini menjadi wujud kepedulian sosial PLN. Mereka percaya menjaga lingkungan harus selaras. Ini juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
Ahmad Mustaqir menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan. "Kami percaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri," ujarnya. Dengan gotong royong, Trenggalek bisa menjadi contoh.
Trenggalek dapat menjadi daerah yang peduli kelestarian alam. Ini juga mendukung transisi energi bersih. Sinergi ini diharapkan membawa dampak positif berkelanjutan.
Rusneri Sumbawati, Srikandi PLN UP3 Ponorogo, mengungkapkan kebanggaannya. "Kami bangga bisa ikut menanam harapan lewat mangrove," katanya. Ini adalah kontribusi nyata perempuan PLN.
Selain menjaga ekosistem pesisir, langkah ini penting. Ini menjadi bagian dari kontribusi PLN. Tujuannya mendukung Trenggalek menuju Net Zero Karbon.
Sumber: AntaraNews