LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Surabaya, Gresik, Sidoarjo Mulai PSBB, Ini Pesan Gugus Tugas Covid-19

Sampai hari ini, sudah ada 2 Provinsi dan 22 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB. Pemerintah akan terus mengevaluasi pelaksanaan PSBB dalam kaitannya dengan upaya penanganan Covid-19.

2020-04-28 19:01:55
PSBB
Advertisement

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB kembali dilakukan di sejumlah daerah. Hari ini, terdapat tiga wilayah yang mulai menjalankan PSBB, yakni Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan pemerintah meyakini bahwa masyarakat dapat menjalankan PSBB dengan baik. Langkah tersebut kata dia merupakan cara yang paling tepat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Hari beberapa daerah sudah mulai melaksanakan PSBB, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Kami meyakini bahwa masyarakat mampu melaksanakan ini dengan baik. Mampu melaksanakan ini dengan penuh kesadaran. Mampu melaksanakan ini secara bersama-sama dengan bergotong royong tanpa terputus," kata dia, dalam konferensi pers, di Kantor BNPB, Selasa (28/4).

Advertisement

Sejauh ini, lanjut Yuri, sudah ada 2 Provinsi dan 22 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB. Pemerintah akan terus mengevaluasi pelaksanaan PSBB dalam kaitannya dengan upaya penanganan Covid-19.

"Tentu ini akan kita evaluasi secara terus-menerus, baik pada aspek epidemologi untuk meyakinkan bahwa pertambahan kasus baru bisa kita tekan, sebaran penularan di berbagai daerah bisa kita tekan, dan kontak lokal bisa kita kendalikan dengan baik," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Yuri mengimbau masyarakat agar tidak mudik. Hal tersebut sebagai langkah yang dapat digunakan masyarakat dalam mendukung pengendalian penyebaran Covid-19. "Ini penting karena kita tidak pernah tahu bahwa perjalanan kita akan aman dari kemunculan penularan Covid-19. Oleh karena itu mari kita lindungi saudara-saudara kita di kampung. Jangan sampai kemudian kita malah membawa penyakit," tegas dia.

Advertisement

"Ini penting karena kita harus tetap menjaga kampung kita menjadi kampung yang sehat yang mandiri dan menjadi bagian penting dari sistem roda perekonomian nasional. Mari kita menjadi teladan untuk menyelamatkan keluarga, menyelamatkan tetangga, menyelamatkan lingkungan, dan menyelamatkan bangsa," imbuhnya.

Dia pun menegaskan, Pemerintah memberikan jaminan bahwa arus logistik akan terdistribusi secara lancar, dari pusat sampai daerah. Dengan begitu kebutuhan dasar masyarakat, seperti bahan makanan dapat terpenuhi selama merebaknya Covid-19.

"Pemerintah memberikan jaminan bahwa kebutuhan mendasar bagi seluruh masyarakat dalam rangka memerangi Covid-19 ini dijamin tersedia. dan dijamin terdistribusi sampai ke masyarakat yang membutuhkan," tandasnya.

Baca juga:
Hari Pertama Kerja Usai Sembuh, Bima Arya Marah-Marah di Pasar
Polisi Temukan ODP Jakarta Keluyuran di Surabaya
Bima Arya Minta Warga Bogor Pelanggar PSBB Ditindak, Tak Pakai Masker Push Up
Kemenperin Izinkan Operasi 14.533 Perusahaan Saat PSBB, 4,3 Juta Buruh Tetap Bekerja
Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Mulai Terapkan PSBB Hari Ini
Penjelasan Bupati Bogor Soal Penyaluran Bansos Terhambat dan Tidak Tepat Sasaran
Petugas Hukum Warga Tak Pakai Masker Saat PSBB

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.