LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Struktur Kepengurusan Danantara Diumumkan: SBY & Jokowi Bersatu di Dewan Pengarah

Mantan Presiden Jokowi dan SBY ditunjuk sebagai Dewan Pengarah BPI Danantara.

Selasa, 25 Mar 2025 10:39:08
sby
Presiden Prabowo Subianto bersama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di acara penutupan Kongres VI Partai D (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) masuk jajaran pengurus Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). SBY dan Jokowi bersatu menjalankan tugas sebagai Dewan Pengarah Danantara.

"Di dewan pengarah, memang kami meminta dan alhamdulillah sudah disetujui ada Pak Jokowi dan juga Bapak SBY," kata Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani pada Senin (24/3).

Rosan menyebut Danantara merupakan badan investasi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia dan meningkatkan penciptaan lapangan pekerjaan.

Oleh sebab itu, kata Rosan, keterlibatan SBY dan Jokowi ini menunjukkan keterlibatan kepemimpinan tingkat tinggi dalam kebijakan strategis perusahaan investasi ini.

Advertisement

"Kami pun dibantu oleh headhunter maupun advisor dari dalam dan luar negeri," kata dia.

Tugas SBY dan Jokowi

Advertisement

Tugas SBY dan Jokowi adalah mengawasi Danantara dan memastikan komitmen lembaga tersebut terhadap pembangunan Indonesia, memastikan pengelolaan investasi negara berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel.

"Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan pengawasan yang ketat dan menjaga komitmen Danantara terhadap pembangunan Indonesia," ujar Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.

Struktur dan Peran Danantara

BPI Danantara memiliki struktur yang dirancang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Dewan Pengawas (Dewas) yang terdiri dari berbagai Kementerian/Lembaga (K/L) dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua dan Muliaman Hadad sebagai Wakil Ketua.

Anggota Dewas lainnya termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta lembaga-lembaga seperti KPK, BPK, BPKP, dan PPATK. Selain itu, Danantara juga melibatkan Dewan Penasihat dan Oversight & Accountability Committee.

Presiden Prabowo Subianto bahkan berencana melibatkan penasihat global dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Cina, dan India. Hal ini bertujuan untuk memperkuat keahlian dan strategi investasi Danantara. Dengan sumber daya manusia yang kompeten dan struktur yang terukur, Danantara diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia.

Struktur Danantara juga terdiri dari dua holding, yaitu holding operasional yang dipimpin oleh Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria, dan holding investasi yang dipimpin oleh Pandu Sjahrir. Pandu Sjahrir, sebagai CIO, memiliki peran krusial dalam mewujudkan visi besar Danantara, membawa Indonesia ke tingkat kemajuan ekonomi yang lebih tinggi. Rosan Roeslani menjabat sebagai Kepala atau CEO Danantara.

"Nanti mantan-mantan presiden itu nanti akan diajak untuk menjadi penasihat, agar lembaga ini betul-betul dikawal, dijaga oleh figur-figur yang penuh integritas dan memang cinta Indonesia," kata Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Peran Mantan Presiden sebagai Dewan Pengarah

Peran SBY dan Jokowi sebagai Dewan Pengarah bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penasihat dan pengawas yang memastikan pengelolaan investasi negara berjalan dengan baik.

Mereka diharapkan dapat memberikan arahan strategis dan memastikan akuntabilitas Danantara. Keberhasilan Danantara sangat bergantung pada koordinasi, kolaborasi, dan komitmen semua pihak yang terlibat, termasuk peran penting dari Dewan Pengarah.

Kehadiran SBY dan Jokowi bersama Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka pada peluncuran Danantara semakin menggarisbawahi pentingnya lembaga ini bagi masa depan ekonomi Indonesia. Komitmen dari para pemimpin negara ini diharapkan dapat mendorong kepercayaan investor dan memastikan keberhasilan Danantara dalam mencapai tujuannya.

Selain SBY dan Jokowi, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri juga diundang untuk menjadi bagian dari Dewan Penasihat Danantara. Hal ini menunjukkan komitmen untuk melibatkan tokoh-tokoh berpengalaman dari berbagai generasi dalam upaya memajukan perekonomian Indonesia.

Advertisement

"Semua (mantan Presiden) diajak (jadi Dewan Penasihat Danantara)," kata Rosan Roeslani usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terbaru
  • BP BUMN dan Danantara Kebut Restrukturisasi BUMN Karya
  • Program Bedah Rumah di Papua akan Dimulai 27 April 2026
  • Pramono Bolehkan Taman dan Halte Pakai Nama Brand, Asal Bukan Parpol
  • Jadi Penggerak Ekonomi Regional, BPD Harus Lakukan Transformasi Secara Fundamental
  • Kemenpora Masuk 10 Besar Kementerian Terpopuler, Cerminkan Kepercayaan Publik
  • berita update
  • danantara
  • jokowi
  • sby
Artikel ini ditulis oleh
Editor Raynaldo Ghiffari Lubabah
R
Reporter Raynaldo Ghiffari Lubabah
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.