Solo Borong Predikat Kota Terinovatif 2025, Didukung 203 Inovasi Unggulan
Penghargaan diterima langsung Wali Kota Respati Ardi di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (10/12).
Kota Solo meraih penghargaan Innovative Government Award 2025 (IGA 2025) kategori Kota Terinovatif yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diterima langsung Wali Kota Respati Ardi di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (10/12).
Penghargaan ini menegaskan penilaian atas total 203 inovasi yang diusulkan oleh Pemkot Solo tahun ini memperlihatkan komitmen kuat pada transformasi layanan publik.
Inovasi Unggulan yang Dinilai di Lapangan
Dua inovasi dari Pemkot Solo yang menjadi unggulan dan telah dinilai secara langsung di lapangan dalam IGA 2025, yakni :
• Dilarisi DLH
Merupakan sistem digitalisasi layanan retribusi sampah yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta (DLH). Layanan pembayaran retribusi sampah kini dilakukan secara online, transparan, akuntabel, dan mempermudah masyarakat.
• Edupark Taman Winasis Merupakan inovasi dari sektor pertanahan/lingkungan (Dinas Pertanahan dan Ketahanan Pangan Kota Surakarta / Dispangtan), berupa ruang terbuka hijau atau taman edukasi yang dihadirkan untuk publik.
Kedua inovasi tersebut mendapat apresiasi khusus karena sudah terimplementasi di lapangan dan menunjukkan kematangan dalam aspek operasional dan layanan.
Inovasi-Inovasi Unggulan 2025 dari Pemkot Surakarta
Selain dua inovasi di atas, tahun 2025 Pemkot Solo melalui berbagai OPD terus mendorong sejumlah terobosan baru, antara lain:
• TULADA (Trending Unit Layanan Aduan Surakarta)
Sebuah platform dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Surakarta (Diskominfo SP) untuk memantau isu publik dan aduan masyarakat via media sosial atau kanal aduan resmi, guna respons cepat dan koordinasi antar-OPD.
• Click Your Space
Ini merupakan layanan interaktif yang memudahkan masyarakat mengakses informasi tata ruang dan perencanaan kota, dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Surakarta (DPUPR). Tahun 2025, inovasi ini meraih Juara I pada ajang inovasi OPD.
• Program-program dari DLH lain seperti SIBUSARI (Sistem Informasi Kebutuhan Sampah), dan Si Ratu Hijau (Ruang Terbuka Hijau Online) yang membantu pendataan ruang terbuka hijau secara spasial, bagian dari upaya Surakarta mewujudkan lingkungan hijau dan bersih.
"Penghargaan ini menjadi semangat untuk Pemerintah Kota untuk terus melakukan inovasi. Terima kasih kepada seluruh OPD yang selalu melakukan inovasi. Ini menjadi penting karena inovasi diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya ke depan inovasi yang menitikberatkan pada dampak lebih diutamakan. Mari bersama-sama berinovasi untuk pelayanan yang lebih baik,” ujar Respati Ardi.
Dengan semangat tersebut, pihaknya berkomitmen memperkuat kolaborasi dan pelaksanaan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.