SMK Negeri 32 bingung minta panci penggorengan dikasih alat fitnes
Sekolah juga kebingungan menentukan lokasi kedua barang tersebut jika diterima.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2015, SMK Negeri 32 Tebet menjadi salah sekolah yang akan mendapatkan alat fitnes dan UPS. Oleh DPRD DKI, anggaran pengadaan alat olahraga tersebut mencapai Rp 2,5 miliar.
Kepala Bagian Sarana dan Prasarana SMK Negeri 32 Tebet, Saryana mengaku bingung mendengar informasi tersebut. Padahal sekolah hanya mengajukan pengadaan peralatan masak guna mendukung salah satu mata pelajaran.
"Kita udah lama minta alat praktik siswa, kayak panci penggorengan dan lain lain buat anak tata boga, tapi sampai sekarang belum ada, eh ini diisukan dapet alat fitness," ujar Saryana saat ditemui merdeka.com di kantornya, Jakarta, Senin (2/3).
Jika memang dikabarkan akan mendapatkan kedua alat tersebut, Saryana mengaku bingung akan menaruh benda-benda tersebut. Sebab, tak ada ruang yang memadai.
"Kalau kita jadi dapet alat fitnes sama UPS, kita enggak tahu bakal di tempatin di mana? Sekolah kan enggak begitu besar," keluhnya.
Seperti diketahui, selain anggaran siluman untuk pengadaan uninterruptible power supply (UPS), ada juga anggaran aneh lain dalam APBD DKI 2015 yang diajukan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Nilai juga fantastis, miliaran rupiah. Sebelumnya juga heboh anggaran buku Ahok dengan anggaran Rp 30 miliar.
Dalam anggaran yang diajukan DPRD DKI, sejumlah SMA dan SMK diusulkan mendapatkan alat fitnes. Satu sekolah mendapatkan anggaran Rp 2.500.000.000 untuk membeli alat fitnes.
Baca juga:
Lulung sebut Ahok ketakutan & lobi ketum parpol batalkan hak angket
Wawancara blak-blakan Ahok: Lawan DPRD bak koboi sudah cabut pistol
Ini kata Haji Lulung soal SMS panik hadapi Ahok
SMK 29 akui ajukan anggaran alat fitnes buat guru dan murid
Dana siluman APBD DKI, Wagub Djarot sebut mendagri akan turun tangan
Aksi massa Barisan Insan Muda dukung Ahok lawan DPRD