LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Simpatisan ISIS ini pastikan mustaqbal.net informasi seputar Islam

"Terdakwa hanya mengunggah ulang postingan yang ada di internet," kata kuasa hukum terdakwa.

2016-02-05 15:53:28
Ekstremis ISIS
Advertisement

Simpatisan ISIS, Tuah Febriansyah, membacakan pembelaannya (pledoi) setelah sebelumnya dituntut jaksa penuntut umum dengan delapan tahun penjara denda 50 juta dan subsider lima terkait pengelolaan situs mustaqbal(dot)net. Situs tersebut berisikan informasi ajakan untuk pergi ke Suriah.

Dalam berkas pembelaan yang dibacakan Asludin Hadjati, selaku kuasa hukum Tuah, menepis tudingan JPU terkait pengelolaan situs tersebut yang dianggap berkaitan dengan ISIS. Menurutnya, Tuah hanya memberikan informasi seputar dunia Islam.

"Terdakwa hanya mengunggah ulang postingan yang ada di internet" ujar Asludin di persidangan pembelaan tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jumat (5/2).

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Suroyo mengatakan bahwa situs yang dikelola oleh Tuah berisikan mengajak dan motivasi gabung ISIS. Selain itu berisikan revolusi Suriah, selamat datang khilafah dan kegiatan forum.

Selain aktif di situs mustaqbal.net Tuah juga aktif di media sosial salah satunya Twitter. Jaksa juga menambahkan bahwa postingan dengan bentuk informasi tersebut menimbulkan keresahan.

Sebelumnya Tuah dalam keterangannya di depan hakim pernah menjadi pembicara di Ciputat dan pernah ikut acara baiat kepada Al-Bagdadi. Namun menurut Asludin menganggap bahwa tuntutan yang diberikan pada Tuah sangat berat.

"Tuntutan sangat berat terutama bagi keluarganya sangat berat" ujar Asludin di PN Jakbar Selasa (2/2).

Ia juga menambahkan bahwa Tuah hanya memposting berita-berita yang ada di internet khususnya dunia Islam.

"Apa yang dia lakukan hanya memposting ulang" tambahnya.

Baca juga:
Bukan untuk berperang di Indonesia
Panglima ISIS dari UIN
Kirim jihadis dukung ISIS
Agar syariat Islam tegak di Indonesia
Kendali mujahid ISIS dari Cianjur
Ramai-ramai sokong ISIS

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.