Sempat dirawat di RS, dua korban KRL vs metromini meninggal
Sedangkan dua korban lain masih dalam kondisi kritis.
Polda Metro Jaya melansir, jumlah korban tewas dalam kecelakaan metromini vs KRL Commuterline di perlintasan kereta Muara Angke, Jakarta Barat dari sebelumnya 13 orang menjadi 15 orang. Ada dua tambahan korban tewas yang sebelumnya dirawat di RS Sumber Waras.
pantauan merdeka.com di RS Sumber Waras, dua korban yang baru saja menghembuskan nafas terakhir yakni Adi saputra, warga Cisero RT16/RW04, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cileles, Lebak-Banten. Adi Saputra menghembuskan nafas terakhir sekitar 30 menit yang lalu. Tak berselang lama, korban atas nama Amanudin, warga Kampung Jengkol RT12/RW04, Desa Teritih, Kecamatan Walanbaka, Serang-Banten, juga menghembuskan nafas terakhir.
Sedangkan dua korban lain masih dalam kondisi kritis. Identitas dua orang tersebut, Suryana asal Kampung Ciparay RT002/RW008, Desa sukarasa Kecamatan Samarang Kabupaten Garut dan Sarikah, warga Kampung Taman Barang RT09/RW03, Sidang sari Kecamatan Pabuaran, Serang. Suryana dipindah dari IGD ke ruang perawatan intensif.
Baca juga:
Permudah evakuasi, petugas potong-potong metromini tertabrak KRL
Bangkai Metromini di Muara Angke dievakuasi, lalin kembali normal
Kondisi korban tabrakan metromini vs KRL mengenaskan
Ini metromini nahas tertabrak KRL di Muara Angke
Terobos perlintasan kereta, sopir metromini tewas