Terobos perlintasan kereta, sopir metromini tewas
Merdeka.com - Sebanyak 19 penumpang jadi korban kecelakaan antara Metromini dengan KRL di perlintasan Muara Angke, Jakarta Barat, Minggu (6/12). Dari jumlah tersebut, 13 orang tewas, sisanya 6 orang selamat dan mengalami luka berat.
Peristiwa ini bermula dari sopir Metromini bernopol B 7760 FD yang ugal-ugalan dan nekat melintas meski palang pintu perlintasan sudah ditutup dan sirine peringatan sudah berbunyi. Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto, mengatakan, sejumlah saksi melihat, sebenarnya sopir bisa mengerem tapi memilih menerobos pintu perlintasan KRL.
"Ada warga yang lihat, petugas pintu perlintasan juga lihat. Menerobos perlintasan itu sopir metromininya," kata Budiyanto di Jakarta, Minggu (6/12).
Budiyanto menuturkan, sopir Metromini kemungkinan besar ikut jadi korban tewas. Namun polisi belum memastikan identitasnya. "Kami belum sempat cek yang mana sopirnya. Tapi kemungkinan meninggal," kata Budiyanto. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya