Sekolah Garuda Dongkrak Penerimaan Mahasiswa Indonesia di Kampus Global hingga 150 Persen
Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi berhasil mendongkrak penerimaan mahasiswa Indonesia di 100 kampus top dunia hingga 150 persen, menunjukkan dampak signifikan Sekolah Garuda dalam pendidikan global.
Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi mencatat peningkatan signifikan dalam penerimaan mahasiswa asal Indonesia di 100 kampus peringkat teratas dunia. Peningkatan ini mencapai 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menandai keberhasilan strategi pembinaan pendidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengonfirmasi bahwa per 24 April 2026, sebanyak 330 siswa-siswi telah menerima surat penerimaan resmi (LoA) dari universitas global terkemuka. Angka ini jauh melampaui 132 siswa yang tercatat pada periode 2025.
Keberhasilan ini menunjukkan dampak positif program dalam mempersiapkan siswa untuk bersaing di kancah internasional, dengan potensi peningkatan lebih lanjut karena beberapa universitas top masih belum mengumumkan hasil seleksi. Program Sekolah Garuda Transformasi terbukti efektif dalam membuka pintu pendidikan tinggi global bagi pelajar Indonesia.
Peningkatan Signifikan LoA dan Jangkauan Nasional
Selain peningkatan jumlah siswa yang diterima, Wamendiktisaintek Stella Christie juga melaporkan kenaikan drastis dalam jumlah LoA yang diterima secara keseluruhan. Total 1.567 surat penerimaan telah didapatkan, meningkat 167 persen dari 587 surat pada tahun 2025.
Peningkatan penerimaan siswa di kampus top dunia ini tidak hanya terpusat di wilayah Jawa, melainkan merata di berbagai daerah. Contohnya, SMAN Fajar Harapan Aceh yang sebelumnya hanya memiliki satu siswa, kini berhasil mengirimkan 14 siswanya setelah menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi.
MAN IC Gorontalo juga menunjukkan perkembangan luar biasa, dari nol penerimaan menjadi tujuh siswa yang diterima di kampus global. Demikian pula SMAN 10 Samarinda, yang melonjak dari nol menjadi 30 penerimaan, memperlihatkan dampak luas program Sekolah Garuda.
Keberhasilan ini menggarisbawahi efektivitas pendekatan program dalam menjangkau dan memberdayakan potensi siswa di seluruh Indonesia, tidak terbatas pada daerah-daerah dengan akses pendidikan yang lebih maju. Ini adalah bukti nyata pemerataan kesempatan pendidikan berkualitas yang diusung oleh Sekolah Garuda.
Meraih Oxford dan Rencana Pengembangan Sekolah Garuda
Dari 330 siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi top dunia, dua di antaranya sukses menembus University of Oxford, yang diakui sebagai perguruan tinggi nomor satu dunia versi Times Higher Education (THE) 2026. Wamendiktisaintek Stella Christie bahkan secara langsung memperkenalkan program Sekolah Garuda kepada Wakil Rektor Oxford.
Pencapaian ini merupakan hasil dari jerih payah pembinaan komprehensif melalui Program Sekolah Garuda Transformasi. Pembinaan meliputi penguatan kesiapan akademik hingga pendampingan strategis dalam pemilihan universitas tujuan, memastikan siswa mendapatkan dukungan penuh.
Untuk mereplikasi praktik baik ini, Pemerintah Republik Indonesia berencana membangun enam Sekolah Unggul Garuda Baru dan memperluas jumlah Sekolah Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa berpotensi.
Saat ini, proses seleksi sedang berlangsung, dengan 240 sekolah dari 25 provinsi di Indonesia telah mendaftar. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global generasi muda Indonesia melalui program Sekolah Garuda.
Sumber: AntaraNews