Sedang menangkap ikan, 2 nelayan di Nunukan hilang tersambar petir
Korban saat melaut menggunakan perahu bermesin tanpa alat navigasi lainnya.
Badan SAR Nasional melaporkan dua nelayan asal Kampung Mamolo Kelurahan Tanjung Harapan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara hilang disambar petir saat sedang menangkap ikan.
Kepala Basarnas Kabupaten Nunukan, Octavianto menerangkan pihaknya mendapatkan informasi hilangnya kedua nelayan tersebut dari warga setempat sekitar pukul 06.35 waktu setampat.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim Basarnas langsung menuju lokasi kejadian bersama tim lainnya, melakukan pencarian dimana korban dinyatakan hilang sekitar pukul 03.00 wita dini hari itu.
"Kedua korban dilaporkan hilang itu bernama Rizal (45) dan anaknya bernama Reza (20), warga Kampung Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan sedang menangkap ikan di muara perairan Pulau Nunukan jalur menuju Kota Tarakan," kata Octavianto dilansir dari Antara.
Lebih jauh Octavianto mengungkapkan, perkiraan sementara lokasi hilangnya kedua warga itu di sekitar perairan antara Kampung Mamolo, dengan Tanjung Bilas dimana saat itu sedang hujan deras disertai kilat dan petir.
Berdasarkan informasi dari Ketua RT 11 Kelurahan Tanjung Harapan, Habir menyebutkan bahwa warganya itu sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan pemikat rumput laut dan ikan.
Namun pada dini hari mendapatkan laporan dari pihak keluarga, Rizal dan Reza tidak kembali hingga pukul 06.00 wita. Sehingga pihaknya langsung melaporkan kepada Basarnas setempat.
Octavianto menyatakan, lokasi hilangnya kedua warga tersebut pada koordinat 04 derajat 07" 27.28" N dan 117 derajat 43" 10.51" E, dengan menggunakan perahu bermesin tanpa alat navigasi lainnya.
Baca juga:
Perahu terbalik dihempas ombak, 2 nelayan di Aceh tewas
Tak pakai perlengkapan renang, WN Jerman tewas di Pantai Lovina
Siswa SMP yang hilang ditemukan tewas terapung di Pantai Kuta
16 Korban bencana air terjun 2 Warna teridentifikasi, 5 masih dicari
Perusahaan Dalian akan pulangkan jasad Faoji bin Tolib ke Indonesia