SBY Hadiri Haul ke-9 Haji Mochamad Thohir di Depok: Mengenang Sosok Gigih dan Rendah Hati yang Diteladani
Mantan Presiden SBY turut hadir dalam peringatan Haul ke-9 Haji Mochamad Thohir di Depok, mengenang sosok inspiratif yang membangun persaudaraan kokoh.
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri acara penting di Depok. Beliau hadir dalam peringatan Haul ke-9 Almarhum Haji Mochamad Thohir pada Minggu malam. Acara ini berlangsung khidmat di Masjid At-Thohir, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.
Kehadiran SBY menjadi sorotan utama dalam acara tahunan yang diselenggarakan keluarga Thohir. Putra almarhum, Garibaldi (Boy) Thohir, menjelaskan bahwa haul ini bertujuan mempererat silaturahim. Ini juga menjadi momen untuk mengenang teman-teman mendiang yang memiliki sejarah panjang bersamanya.
Selain SBY, beberapa tokoh pemerintahan era SBY juga terlihat hadir. Nama-nama seperti Hatta Rajasa, Joko Suyanto, dan Jero Wacik turut memeriahkan acara tersebut. Mereka bersama sanak keluarga besar Thohir berkumpul untuk mendoakan dan mengenang almarhum.
Mengenang Sosok Haji Mochamad Thohir: Gigih dan Rendah Hati
Boy Thohir menceritakan bahwa almarhum Haji Mochamad Thohir dikenal memiliki banyak teman. Sifatnya yang rendah hati atau 'humble' menjadi salah satu alasan utama. Mendiang adalah sosok gigih dalam berusaha sejak usia 11 tahun.
Haji Mochamad Thohir telah menjadi yatim piatu sejak muda dan harus merantau. Keuletan, kegigihan, dan integritasnya membuatnya sangat dipercaya banyak pihak. Ia berhasil berjuang dari nol hingga mencapai kesuksesan yang luar biasa.
Selain sukses dalam bisnis, almarhum juga berhasil mendidik anak-anaknya dengan baik. Boy Thohir menekankan bahwa panutan utama mendiang bukan hanya kehebatan bisnisnya. Namun, akhlaknya yang baik dan kemampuannya memanusiakan manusia adalah hal terpenting.
Masjid At-Thohir: Bakti dan Kontribusi untuk Masyarakat
Pembangunan Masjid At-Thohir merupakan bentuk bakti keluarga kepada mendiang Haji Mochamad Thohir. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari keinginan untuk mengenang almarhum.
Boy Thohir berharap masjid ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar. Di depan masjid, terdapat bazar dan sarana pendidikan Alquran yang mendukung aktivitas ekonomi. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat sholat, tetapi juga pusat kegiatan sosial.
Keluarga Thohir berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Mereka meyakini bahwa spiritualitas dan perhatian terhadap sesama harus berjalan seiring. Ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Haji Mochamad Thohir.
Hubungan SBY dan Haji Mochamad Thohir: Persaudaraan Kokoh
Mantan Presiden SBY dalam sambutannya mengungkapkan rasa hormatnya kepada almarhum Haji Mochamad Thohir. SBY menyebutkan bahwa pertemuan pertama mereka terjadi pada tahun 2004 di Cikeas. Pertemuan tersebut menjadi awal dari persaudaraan yang kokoh dan penuh berkah.
SBY sangat menghormati Haji Mochamad Thohir karena pemahamannya yang mendalam. Almarhum memiliki wawasan luas tentang pemerintahan, pembangunan, dan dunia bisnis. Ini menunjukkan bahwa Haji Mochamad Thohir adalah sosok yang komplit dan berintegritas tinggi.
"Beliau merupakan sosok yang patut diteladani dengan sangat baik," ujar SBY. Pernyataan ini menegaskan betapa besar pengaruh dan kehormatan yang diberikan SBY kepada almarhum. Hubungan mereka menjadi contoh persahabatan yang melampaui batas jabatan.
Sumber: AntaraNews