LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satu keluarga keracunan usai konsumsi jamur

Satu keluarga keracunan usai konsumsi jamur. Korban mengaku sebelum mengolah jamur sempat mencari informasi di internet bahwa jamur tersebut boleh dikonsumsi asalkan harus melalui pengolahan yang baik.

2018-04-03 09:01:00
Keracunan
Advertisement

Satu keluarga asal Jalan Duyung Komplek BTN Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit daerah itu. Satu keluarga itu harus dirawat usai keracunan sehabis mengonsumsi jamur liar.

"Jamur itu kami ambil di kebun hampir setengah karung ukuran 10 kilogram, tapi baru sedikit yang kita masak," ujar korban Riski (28) ketika ditemui di Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat, seperti dilansir Antara (3/4).

Ia mengatakan, sebelum mengolah jamur sempat mencari informasi di internet bahwa jamur tersebut boleh dikonsumsi asalkan harus melalui pengolahan yang baik.

Advertisement

Menurut dia, usai jamur dicuci menggunakan air bersih kemudian digoreng dengan campuran tepung. Selanjutnya bersama suami, anak dan ibunya makan jamur goreng tersebut.

"Habis makan beberapa buah, kami semua merasa mual, mata rabun dan pusing, lalu dibawa keluarga ke rumah sakit," katanya.

Riski menjelaskan, akibat mengonsumsi jamur itu, suaminya Sudirman (35) yang keracunan paling parah sehingga harus mendapat perawatan khusus di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat.

Advertisement

"Kalau anak saya Neysa (8) dan ibu saya Tri Rahayu (63) tidak terlalu parah, sekarang sudah lebih baik setelah diberikan obat oleh dokter," kata Riski.

Humas Rumah Sakit Depati Bahrin, Zulfikar mengatakan, kondisi Sudirman mengalami gejala muntah-muntah, mual, mencret dan dehidrasi akut sehingga membutuhkan penanganan intensif.

"Sekarang kondisinya masih di ruang khusus karena membutuhkan alat ventilator. Alat ventilator ini dibutuhkan sebab pasien dikhawatirkan gagal napas, makanya untuk alat bantu pernapasan," kata Zulfikar di Rumah Sakit Depati Bahrin.

Ia menambahkan, Sudirman juga perlu cuci darah untuk membantu kerja ginjalnya sebab dikhawatirkan kondisinya memburuk.

"Kondisi saat ini tingkatnya sudah akut, pihak rumah sakit masih berusaha semaksimal mungkin menyembuhkan pasien, langkah setelah cuci darah ini perawatannya balik lagi ke ruang khusus," ujarnya.

Baca juga:
Kawah Ijen semburkan gas beracun, jalur pendakian ditutup
Makan sayur dan tahu, 51 santri di Tegal keracunan
Diduga tak dinafkahi suami, ibu di Jombang ajak 3 anaknya minum racun serangga
Kasus ibu ajak anak minum racun di Jombang, suami pelaku diperiksa polisi
Diduga efek imunisasi difteri, puluhan santri di Pamekasan demam, mual & muntah
26 Warga Magelang keracunan usai menyantap makanan hajatan
Usai santap hidangan di hajatan, 177 warga Garut mual & muntah-muntah

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.