Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Makan sayur dan tahu, 51 santri di Tegal keracunan

Makan sayur dan tahu, 51 santri di Tegal keracunan Ilustrasi keracunan. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Sebanyak 51 santri Pondok Pesantren An-Nur Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal mengalami keracunan. Dua di antaranya hingga saat ini masih dirawat di RSUD Dr. Soeselo.

Humas PMI Kabupaten Tegal M Ilman Arifiana mengungkapkan kejadian tersebut berawal saat para santri buka bersama pada Senin (5/3) dengan menu es kelapa dan jeruk bali yang dicampur minuman sachet. Setelahnya, para santri Salat Magrib dan makan dengan sayur dan tahu.

"Selasa (6/3) dini hari sekira pukul 02.00, para santri mulai merasakan perut melilit disertai diare," jelasnya saat dihubungi, Rabu (7/3).

Siang harinya, pukul 12.00 para santri merasakan pusing dan demam. Menurut Ilham, keadaan makin parah pada Selasa malam.

Pukul 21.00, pengurus pondok pesantren melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan PMI. "Hampir seluruh santri merasakan pusing, mual, muntah, demam tinggi, dan diare," terangnya.

Tenaga medis pun langsung melakukan pemeriksaan dan pengobatan di lokasi kejadian. Sementara yang kondisinya parah, dirujuk ke rumah sakit.

"Tim kesehatan masih menyiagakan satu ambulans untuk antisipasi jika ada korban kondisinya memburuk segera dirujuk ke rumah sakit. Kondisi korban saat ini sudah membaik, demam antara 38-40 derajat Celcius setelah minum obat," jelasnya.

Ilman mengatakan, petugas juga telah mengamankan sample makanan dan disimpan di lemari es khusus spesimen ruang P2P Dinkes Kabupaten Tegal untuk dilakukan uji laboratorium kesehatan

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP