Satgas Minta Masyarakat Tak Bikin Kerumunan di Lokasi Rapid Test
"Jangan sampai dalam upaya memperoleh hasil tes, masyarakat melanggar protokol kesehatan dan tertular Covid-19. Ingat, bahwa masyarakat tidak boleh berkerumun atas alasan apa pun," kata Wiku.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, meminta masyarakat tidak membuat kerumunan di lokasi penyedia layanan rapid test antigen. Dia mengingatkan, kerumunan berisiko menularkan Covid-19.
"Jangan sampai menimbulkan kerumunan di lokasi testing. Selalu ikuti arahan dari petugas di lapangan," tegasnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12).
Permintaan serupa disampaikan kepada masyarakat yang hendak mengambil hasil rapid test. Wiku mengaku mendapat laporan bahwa terjadi kerumunan di sejumlah fasilitas transportasi umum yang menyediakan layanan rapid test.
"Jangan sampai dalam upaya memperoleh hasil tes, masyarakat melanggar protokol kesehatan dan tertular Covid-19. Ingat, bahwa masyarakat tidak boleh berkerumun atas alasan apa pun," kata dia.
Selain itu, Wiku juga mengingatkan bahwa Natal 2020 harus menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal di Masa Pandemi Covid-19. Dia mengatakan, Natal tetap bisa dijalankan secara tatap muka tapi tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan jemaah.
"Saya meminta kepada pemuka agama Kristiani untuk dapat mematuhi surat edaran Menteri Agama sehingga ibadah Natal dapat dijalankan dengan aman, bebas dari Covid-19 dan tentunya khidmat," tandasnya.
Baca juga:
Pemeriksaan Surat Rapid Test bagi Penumpang Kapal
Satgas Sebut Kasus Sembuh Covid-19 Naik 16,8 Persen
Satgas: Kasus Covid-19 Naik 12,1 Persen, Ini Tren Memburuk
Pakar Kritisi Pengganti Terawan: Harusnya Orang yang Ahli di Bidang Kesehatan
Satgas: Pemerintah Pantau Perkembangan Varian Baru Covid-19
DPR: PR Berat Menanti Menkes Baru