Satgas Covid-19: Mencapai Herd Immunity Tak Harus Vaksinasi Semua Orang
Vaksinasi hanya memprioritaskan kelompok masyarakat tertentu yang memiliki risiko tertular Covid-19 lebih tinggi.
Pemerintah berencana melakukan vaksinasi Covid-19 pada Rabu, 13 Januari 2021. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan vaksinasi ini bertujuan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.
"Vaksinasi yang dilakukan di masa pandemi ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok. Kekebalan kelompok tersebut terbentuk berawal dari individu yang divaksin," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1).
Untuk mencapai herd immunity, kata Wiku, pemerintah tidak perlu melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia. Vaksinasi hanya memprioritaskan kelompok masyarakat tertentu yang memiliki risiko tertular Covid-19 lebih tinggi. Namun, dengan syarat tertentu.
"Untuk membentuk kekebalan kelompok tidak harus memvaksinasi semua individu karena tidak semua individu bisa divaksinasi seperti mereka yang memiliki masalah kesehatan," jelasnya.
Sementara itu, efikasi vaksin Sinovac berdasarkan data uji klinis fase 3 di Bandung sebesar 65,3 persen. Banyak pihak yang meragukan herd immunity tercapai karena efikasi vaksin Sinovac di bawah 90 persen.
"Herd immunity akan tercapai jika penularannya menurun terus menerus sampai sangat minimal atau tidak ada sama sekali," kata Wiku.
Baca juga:
Satgas Sebut Orang yang Sudah Terpapar Covid-19 Tak Perlu Divaksinasi Dulu
Anggota DPR Minta Pemerintah Uji Klinis Vaksin untuk Masyarakat di Bawah 18 Tahun
Bio Farma Sebut 1 Juta Lebih Vaksin Covid-19 Telah Disalurkan ke 34 Provinsi
Ahli Mikrobiologi: Jangan Kaget Masih Bisa Terpapar Covid-19 Meski Sudah Divaksinasi
Pemerintah Diminta Gencarkan Sosialisasi Vaksin Covid-19 ke Masyarakat Awam
Pemerintah Diminta Atasi Hoaks Denda Menolak Vaksinasi Covid-19