Sanksi Etik Bayangi Polwan Polres Sampang Live TikTok di Ruang Kerja
Brigadir Ayu Wandira adalah seorang anggota polisi wanita yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Seorang anggota Polisi Wanita yang dikenal sebagai Polwan di Sampang, Madura, Jawa Timur, Brigadir Ayu Wandira, tertangkap melakukan siaran langsung (live) di aplikasi TikTok dari ruang kerjanya di Unit PPA Satreskrim Polres Sampang. Tindakan ini berpotensi mengakibatkan Brigadir Ayu Wandira menerima sanksi etik yang serius.
Kapolres Sampang, AKBP Hartono, menegaskan bahwa kasus ini sedang ditangani dengan serius oleh Sie Propam Polres Sampang. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Brigadir Ayu Wandira mengakui telah melakukan siaran langsung TikTok melalui akun pribadinya di ruang Unit PPA Satreskrim.
Meskipun siaran tersebut dilakukan pada pukul 15.30 Wiv, di luar jam dinas, tindakan ini tetap dianggap melanggar etika profesi karena menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi yang tidak semestinya.
“Kami tidak akan pandang bulu dalam menegakkan kedisiplinan. Brigadir Ayu Wandira akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku di Kepolisian. Anggota Polri harus sadar bahwa mereka adalah representasi institusi, bahkan di luar jam dinas sekalipun,” tegas AKBP Hartono, Jumat (30/1).
Polisi Diminta Jaga Citra Institusi
Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang telah berulang kali mengingatkan anggotanya untuk menghindari pelanggaran disiplin dan kode etik. AKBP Hartono juga senantiasa mengimbau agar seluruh personel bijak dalam menggunakan media sosial, terutama ketika berada di lingkungan kerja.
Diharapkan, anggota Polres Sampang dapat menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat dalam beraktivitas di dunia digital.
Menindaklanjuti insiden yang terjadi, pada Jumat pagi (30/01), setelah apel pagi, Kapolres Sampang mengumpulkan seluruh anggotanya untuk memberikan arahan khusus. Dalam pertemuan tersebut, dia kembali menekankan pentingnya aturan penggunaan media sosial dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang.
"Saya minta seluruh anggota untuk kembali fokus pada tugas pelayanan. Jadilah teladan di masyarakat dan jangan merusak citra Polri hanya demi konten di media sosial. Saya harap ini adalah kejadian terakhir di Polres Sampang," pungkasnya.