Sakit Hati Merasa Tak Dihargai, Suami Ini Siram Istri Pakai Air Keras
Pelaku ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Pacongang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, tak lama setelah kejadian.
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pinrang menangkap seorang pria inisial S (53) usai menyiram istrinya inisial N (41) dengan air keras. Tindakan keji S tersebut diduga karena sakit hati.
Kepala Satreskrim Polres Pinrang, Ajun Komisaris Ananda Gunawan mengatakan tindakan kekerasan dilakukan S terjadi pada Senin (4/5), di Desa Leppangang Utara, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Ananda menceritakan, pelaku ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Pacongang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, tak lama setelah kejadian.
"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Saat diperiksa, dia mengakui telah menyiram korban menggunakan air keras ketika korban sedang berbaring,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Rabu (6/5).
Ananda menyebut, akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius di bagian wajah, lengan, dan tangan. Korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Sitti Khadijah Pinrang.
"Motif sementara karena pelaku merasa sakit hati dan tidak dihargai oleh korban," kata dia.
Kronologi Kejadian
Ananda menjelaskan, kronologi berawal saat korban sedang berbaring sambil bermain handphone di belakang tempatnya jualan. Tidak lama kemudian, pelaku datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan tempat jualan gorengan tersebut.
"Pelaku datang memakai helm dan tidak membuka kaca helmnya. Dia sempat membeli gorengan sebelum mendekati korban dan menyiram cairan yang dia bawa,” ujar Ananda.
Tak berselang lama, korban teriak dan melihat pelaku berlari dari arah belakang tempat korban berbaring.
"Saksi kemudian mencoba menghalangi pelaku dengan memukul menggunakan penjepit gorengan, tetapi pelaku tetap berhasil melarikan diri," ungkapnya.
Korban yang saat itu terlihat kesakitan dengan kondisi wajah memerah dan tangan mengalami luka kemudian dibawa ke rumah keluarganya sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.